QUICK RESPONSE CODE

Menghubungkan Konsumen dengan Extended Packaging

0
4

Kita mudah mendapatkan rekomendasi melalui ponsel. Kode QR (quick response) merupakan interface untuk mendapatkan informasi tambahan mengenai suatu produk yang terbungkus dalam kemasan. Dengan membaca aplikasi dan membuat koneksi ke website, kode QR dapat menghubungkan produsen ke konsumen atau antarsesama konsumen. Barcode tersedia untuk iPhone, Android, ponsel Nokia, dan Samsung. Produsen Coca-Cola, Kraft Foods, Tegut, dan  Tchibo telah menggunakan extended packaging. Industri buku adalah pelopor dan restoran serta industri penerbangan mulai melirik kemasan ini.

Gambar Fischer-spindle EPZ 630 berada pada sebuah ASS Sigma HSK E25 yang menyediakan 40.000 revs/min.

Jumlah pengguna smartphone sebagai kebutuhan sehari-hari terus meningkat. Menurut salah satu hasil survei terbaru di Amerika Serikat, sekarang ini 23 persen konsumen menggunakan peralatan multifungsi itu mengalami kecenderungan yang terus meningkat.

Untuk meningkatkan ketertarikan konsumen, produsen ponsel  menciptakan dan memroduksi mobile online service atau akses internet melalui ponsel dipemudah. Didukung oleh penyedia produk ponsel atau barcode scanner seperti Barcoo, NeoReader, Codecheck atau Beetagg. Untuk mengantisipasi kerugian, para konsumen mendirikan kelompok pengguna yang dapat memindai sebelum membeli suatu produk. Para konsumen mencari informasi mengenai asal usul atau komposisi suatu produk melalui internet dan setelah tahu spesifikasi suatu produk barulah ditetapkan untuk membeli produk.

Pada versi instalasi chip set dipasang kunci drive yang tersedia bagi konsumen.
Advertisement

Informasi produk dari ponsel

Pada saat yang sama industri barang konsumsi menemukan fungsi Quick Response Code sebagai alat kontak bagi  pelanggan. Dengan bantuan kotak-kotak pixel itu bukan hanya mudah bagi konsumen untuk mengambil informasi, juga akan  mempermudah untuk membuat pesanan tiket dan reservasi di restoran atau menyampaikan pengaduan para pelanggan.

Bagi peserta suatu pameran misalnya,  pengguna mendapatkan informasi berbagai produk dan jasa yang teridentifikasi secara otomatis dari barang dan produk sehingga berpeluang berinteraksi atau berbisnis dengan konsumen. Ketika berpameran ditampilkan tren terbaru RFID (radio-frequency identification), sensor, kode 2D, biometrik, barcode, data akuisisi mobile, komunikasi RF, integrasi sistem, dan teknologi pemetaan.

The tensioner otomatis meyakinkan dengan tampilan tinggi berkat HSK 50 yang dicapai dalam 17 kN standar dan 23 kN disain khusus.

Selain itu, perusahaan pembuat kode QR telah mengajukan nominasi “penghargaan Auto ID Eropa 2012—tahun ke-7 pelaksanaan  program itu. Nominasi yang disediakan adalah kategori RFID, identifikasi optik, indentitas objek yang aman, dan perusahaan yang inovatif.

Aplikasi Smartphone gratis memungkinkan pemindai barcode

Perusahaan Checkitmobile di Berlin menyediakan aplikasi barcode gratis untuk pengguna smartphone. Hal ini memungkinkan konsumen untuk memindai barcode dengan ponsel terhadap kemasan produk untuk mendapatkan informasi produknya. Barcode tersedia untuk iPhone, Android, ponsel Nokia, dan Samsung.

Proyek lain yang menarik di balik pemberdayaan konsumen baru adalah Lebensmittelampel+ (alat penerang yang dikgunakan di industri makanan+). Para pelanggan dapat membandingkan nilai antara gizi produk yang baru dipindai dan produk lainnya dengan kategori yang sama. Aplikasi pemindai barcode juga tersedia untuk produsen sama halnya dengan konsumen. Dalam dua setengah tahun terakhir, pengguna memasukan 600.000 data mengenai nilai nutrisi, vitamin, dan bahan mineral melalui seluler dan dengan demikian menciptakan database nutrisi terlengkap di dunia. Ampel+ (lampu penerang) yang baru digunakan sejak pertengahan tahun 2011.

Alat Checkitmobile berfungsi satu langkah lebih maju. Benjamin Thym CEO perusahaan Checkitmobile mengatakan, ”Sama seperti sebelumnya, perusahaan  perlu untuk masuk dalam Yellow Pages. Hal itu diperlukan produsen untuk memajukan dunia telefon seluler. Dengan extended packaging dan akses aplikasi-aplikasi seperti barcode maka dimungkinkan menciptakan infrastruktur informasi dan rujukan di dunia komoditas.” Supaya kompetisi lebih adil, perusahaan membuat basis entry khusus untuk produsen kecil. Penawaran biasanya dilengkapi dengan jasa riset pasar.

Gambar collet merupakan inti unit klem ASA: kawat dipotong dari bagian berputar dan sendi plastik terhubung.

Produsen besar lainnya akan segera memulai extended packaging

Berdasarkan data konsumennya—saat ini masuk dalam kategori perusahaan besar seperti Coca-Cola, Kraft Foods, Tegut, dan  Tchibo. Tarik Tokic Wakil CEO Checkitmobile menjelaskan, ”Input basis berjalan dengan baik dan kami sangat puas hasil tahun 2011. Perusahaan aktif mengirimkan data dan gambar produk mereka yang berdampak baik. Dalam beberapa bulan mendatang, produsen yang lebih besar dan terkenal akan mulai menggunakan  extended packaging.”

Baca juga :   Rahasia Teknologi Alat Potong yang Tangguh

Pelopor bidang extended packaging adalah produk buku online berbahasa Jerman dan Codecheck.info di Swiss. Portalnya berisi kritikan konsumen untuk menunjang keputusan pembelian. Portal ini memuat informasi teknis mengenai kandungan bahan dari sebuah produk dan pendapat para ahli sebagai bentuk transparansi pasar. Pada saat yang sama platformnya adalah tempat di mana konsumen dapat bertukar informasi mengenai produk. Dengan menggunakan teknologi yang inovatif itu Codecheck menyebarkan informasi itu sebelum dipajang di rak toko.

Identifikasi keunikan produk yang disajikan  barcode GS1

Codecheck menggunakan teknik pemeriksaan barcode GS1. Yang dicetak dan berlaku di tiap produk secara global adalah Nomer GS1 (Global Trade Identification Number GTIN, yang sebelumnya disebut EAN). Suatu produk dapat diidentifikasi secara unik. Selanjutnya, masyarakat kontemporer yang aktif berjumlah 8 juta pengguna yang secara komprehensif me-review produk seperti kandungan bahan, memeriksa platform kode. Saat ini, sebanyak 119.000 jenis informasi mengenai produk bagi konsumen, dan sekitar 8,3 juta database tentang produk-produk.

Pengguna bisa menggunakan aplikasi Codecheck, pemindai barcode dan menampilkan informasi yang diminta dengan segera. Fitur yang baru yang berfungsi “mencari alternatif”. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mencari produk serupa yang tidak mengandung bahan tertentu. Kriteria kandungan bahan yang tak disarankan atau tak diinginkan akan  diberikan dan dapat dicari. Misalnya menemukan deodorant tanpa bahan alumunium, sup tanpa MSG, atau produk daging tanpa pengawet.

Pendiri dan CEO Codecheck Roman Bleichenbacher mengatakan, “Sementara banyak produsen yang melengkapi keterangan produk pada codecheck.info, konsumen kami dapat melihat rincian paket, seperti yang mereka inginkan. Dengan menggunakan nomer akses yang anonim, produsen akan menerima informasi mengenai karakter produk yang disukai oleh pelanggan—karena konsumen menginformasikan sebelumnya, selama atau setelah pembelian produk melalui codecheck.info.”

Produsen dan dealer memeriksa umpan balik pelanggan melalui Codecheck

Keuntungan dan kerugian produk yang diolah oleh Codecheck untuk produsen, distributor  atau perusahaan logistik, dan konsumen diberikan kesempatan untuk langsung ambil andil dalam proses pengembangan produk.

Bleichenbacher berkata, “Umpan balik tersebut sangat penting bagi produsen dan distributor. Melalui kombinasi umpan balik dari pengguna yang terstruktur, permintaan pelanggan, dan data riset pasar memungkinkan kesimpulan untuk kustomasi produk, dalam mempertimbangkankan peluncuran produk baru dan tren yang ada.”

Yang menarik adalah tidak hanya persepsi produk yang dapat dianalisis, tetapi juga memungkinkan untuk menganalisis produsen dengan produk yang bersaing, dan produk itu sendiri.

Menurut Timo Stehn, ahli dan spesalis pemasaran jasa langsung dan solusi RFID dari  perusahaan PAV yang berlokasi di Lütjensee, Hamburg, Jerman, para pelanggan yang berusia antara 18 dan 50 yang aktif secara mobile merupakan sasaran utama untuk penawaran informasi dan interaksi yang berbasis kode QR.

“Mereka memberi perhatian khusus untuk mencari informasi tentang karakter produk dan rekomendasi lembaga-lembaga secara  terperinci, sebelum mereka membeli produk,” ungkap Stehn.

Gambar The ASA otomatis tensioners tersedia dalam ukuran 25 sampai HSK HSK 100 sebagai standar, presisi dan disain khusus.

Realitas yang dapat memperluas kemungkinan extended packaging

Mmenurut Stehn, hubungan yang erat antara extended packaging dan augmented reality (AR, realita yang canggih dan  modern). Secara umum AR bukan hanya memberikan kesempatan untuk smartphone, tetapi juga monitor atau layar proyeksi dari pandangan pengguna, yang masih mempertimbangkan lingkungan yang nyata dengan konten  tiga dimensi  visual dan interaktif, yang saling memengaruhi satu sama lain. (Diolah dari Schnellmontierbare Spannpatronen für Servicekomfort und hohe Kräfte tulisan Konrad Buck jurnalis lepas tinggal di Dusseldorf, Informasi: www.maschinenmark.vogel.de)

Advertisement

Tulis Opini Anda