Mengecas Mobil Listrik tanpa Kabel

0
2

130723-04a

Mengecas ulang kendaraan listrik akan menjadi lebih cepat, aman, dan lebih cocok—hasil sebuah  stasiun pengecasan yang baru dikembangkan oleh Siemens. Sistem tersebut bisa mengecas ulang batrei-batrei standar hingga penuh dengan sebuah pembangkit  22 kilowatt (kW) dengan menggunakan arus bolak-balik selama sejam. Keamanan sangat prioritas. Stop kontak listrik stasiunnya tidak membawa voltase apa pun hingga kendaraannya terhubung. Penggunanya terhubung dengan sebuah kartu chip tanpa kontak dan memberitahukan proses pengecasan dan pembayarannya pada suatu layar.

Pada masa depan, para pengguna kendaraan mungkin tidak hanya membutuhkan sebuah kabel untuk mengecas ulang batrei mobil-mobil listrik milik mereka. Sebuah teknologi pengecasan induktif tanpa kontak yang dikembangkan oleh Siemens Technology dan BMW bekerja jika para pengemudi hanya menggunakan sebuah perhentian singkat untuk pengecasan ulang, misalnya di sebuah pool taksi. Stasiun pengecasan bisa dipersatukan dengan mudah ke dalam pengaturan yang praktis mana pun, yang menjadikannya hampir tidak terlihat dan secara efektif melindunginya dari vandalism, kerusakan, dan sobek. Stasiun pengecasan tersebut terhubung kepada jaringan umum oleh sebuah penghantar utama yang berada di bawah tanah.

Advertisement

Penghantar yang kedua berada di bawah mobil, di mana jarak di antara dua penghantar adalah kurang lebih antara 8 dan 15 centimeter. Ketika pengemudinya memulai proses pengecasan, aliran listrik mulai mengalir melalui penghantar yang utama, dan membentuk sebuah medan magnet. Aliran ini menginduksi sebah aliran listrik pada penghantar yang kedua, yang mengecas ulang batreinya. Listrik dialirkan dari jaringan berkekuatan 3.6 kW melalui seluruh komponen kepada batrei dengan efisiensi di atas 90 persen. Medan magnetiknya dihasilkan hanya di dalam sebuah area yang telah ditetapka di antara dua penghantar. Pada musim panas 2011, beberapa kendaraan akan digunakan untuk menguji kemampuan sistem tersebut di Berlin, Jerman. (Sumber: Siemens)

Baca juga :   Generasi Terbaru IC Powered Forklifts Buatan Jungheinrich
Advertisement

Tulis Opini Anda