Kamis , 28 Agustus 2014
Facts Ticker
Better promote your products & services in BAHASA
Our ONLINE EXPO promotes you the WHOLE YEAR
McKinsey report: Indonesia today, 16th-largest economy in the world
PT MEDIA MANUFAKTUR INDONESIA (owner of mmINDUSTRI.co.id) does not have any local/foreign affiliations or any representatives except those within the procedure.
You are here: Home » Industrialisasi » Digitalisasi » Manufaktur Indonesia Terkuat di ASEAN

AUTODESK FACTORY DESIGN SUITE

Manufaktur Indonesia Terkuat di ASEAN

Hasil industri manufaktur  Indonesia kian merambat ke pasar dunia. World Bank  memprediksi industri manufaktur tumbuh 40 persen tahun  2013. Perusahaan-perusahaan software dan teknologi informasi berlomba masuk ke Indonesia.

Gambar 1-2: Autodesk Factory Design Suite 2014 menyediakan bagi para pelanggan pabrik akses eksklusif untuk kemudahan operasional, alur kerja untuk tata letak yang spesifik, sumber daya aset pabrik yang berbasis komputasi awan, visualisasi yang kuat, dan alat analisis yang membantu meningkatkan akurasi desain, efisiensi, dan komunikasi.

Gambar 1-2: Autodesk Factory Design Suite 2014 menyediakan bagi para pelanggan pabrik akses eksklusif untuk kemudahan operasional, alur kerja untuk tata letak yang spesifik, sumber daya aset pabrik yang berbasis komputasi awan, visualisasi yang kuat, dan alat analisis yang membantu meningkatkan akurasi desain, efisiensi, dan komunikasi.

Apakah keinginan Indonesia menuju gerbang ASEAN Economic Community pada tahun 2015 bakal tercapai? Meski pembagian kue nasional masih carut-marut sehingga angka kemiskinan susah ditekan, kita harus mengangkui bahwa pertumbuhan ekonomi yang tetap mampu bertengger di atas (rata-rata) 6 persen dalam tiga tahun berlakangan ini, sungguh melegakan.

Pencapaian pertumbuhan ekonomi Indonesia masih jauh di bawah China dan India. Akan tetapi, dari segi pertumbuhan ekonomi, Indonesia termasuk tiga besar. Jumlah kelas menengah warga pun mencapai 36 juta orang dan relatif produktif.  Sementara industri manufaktur menjadi komponen penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurut data Kementerian Perdagangan Republik Indonesia, pertumbuhan industri manufaktur meningkat sebanyak 6,4 persen dan telah berkontribusi terhadap Produk Domestik Bruto  nasional sebanyak 20,8 persen atau Rp1.714 triliun pada tahun 2013.

Semen tara itu,  Menteri Perindustrian  MS Hidayat menargetkan industri manufaktur nonmigas nasional bisa tumbuh 9 persen pada kuartal II-2013, sementara target setahun diproyeksikan 7,14 persen hingga 8 persem.

sementara itu, Badan  Pusat Statistik (BPS) mencatat, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang pada triwulan I-2013 tumbuh 8,94 persen dibandingkan periode sama tahun 2012. Sektor-sektor yang tumbuh tinggi di antaranya industri kendaraan bermotor, trailer, dan semi trailer naik 27,73persen, indusrtri bambu, rotan, dan sejenisnya 23,88persen, industri logam dasar 12,28persen, industri pakaian jadi 9,93persen, serta industri makanan tumbuh 0,30 persen.

Target pertumbuhan manufaktur dapat dicapai lebih optimal apa bila para pelaku industri manufaktur mengimplementasikan teknologi yang andal dan menerapkan teknologi inovasi untuk meningkatkan kapasitas  produksi  yang berkualitas kelas dunia.

Untuk memenuhi kebutuhan para pelaku manufaktur, perusahaan pembuat dan pencipta produk Autodesk menunjuk  PT Sinergi Wahana Gemilang sebagai distributor  Autodesk Product Design Suite, Factory Design Suite, Inventor, AutoCAD Mechanical, AutoCAD Electrical, Simulation Moldflow, Simulation Mechanical, Simulation CFD, Vault Office, Vault Collaboration, Vault Pro di Indonesia.

Regional Sales Manager, Manufacturing Industry, Autodesk ASEAN, Chris Lee, dan Country Manager Autodesk Indonesia Achirul Jamal, menjelaskan portofolio Autodesk Design Suites 2014 untuk memberdayakan perusahaan manufaktur agar lebih mampu  bersaing secara global. Salah satu caranya adalah dengan  pendisainan sebuah pabrik secara efektif yang  sesuai standar internasional.

Gambar 4: Kemudahan Perakitan & Kinerja Perakitan Besar (Keterangan gambar): Autodesk Product Gambar 2: Design Suite 2014 membantu para disainer produk untuk berinovasi dengan tampilan Digital Prototyping lebih lanjut, alur kerja yang lebih baik, dan peningkatan dalam skalabilitas untuk perakitan produk yang lebih besar.

Gambar 4: Kemudahan Perakitan & Kinerja Perakitan Besar (Keterangan gambar): Autodesk Product Gambar 2: Design Suite 2014 membantu para disainer produk untuk berinovasi dengan tampilan Digital Prototyping lebih lanjut, alur kerja yang lebih baik, dan peningkatan dalam skalabilitas untuk perakitan produk yang lebih besar.

Proses produksi di suatu pabrik demikian kompleks dan rumit—termasuk pembicayaanyang kurang efisien. Pada era teknologi canggih ini, proses produksi yang rumit di pabrik harus disederhanakan dan perusahaan tetap dapat menghasilkan produk-produk yang berkualitas dalam kurun waktu yang lebih singkat dan dengan efisiensi biaya yang optimal. Dampak positif lainnya adalah pencapaian kapasitas produksi yang tentu saja berpengaruh terhadap daya saing di pasar dunia.

Inovasi Autodesk Design Suites 2014 

Perangkat lunak yang baru memberikan akses yang terjangkau dalam alur kerja Digital Prototyping Autodesk yang disebutkan software digital prototyping yang berguna bagi para produsen sektor  manufaktur untuk  akses. Perangkat lunak terbaru itu belum pernah terdapat dalam portofolio Autodesk–mencakup desktop dan komputasi awan–untuk mencapai efisiensi dalam merancang, membangun, dan membuat produk yang lebih cepat dengan biaya lebih terjangkau.

Autodesk Design Suites dirancang secara khusus bagi para pelaku para manufaktur. Produk baru meliputi Autodesk Product Design Suite dan Autodesk Factory Design Suite. Dalam suites tersedia perangkat lunak untuk membantu  para disiner dan insinyur—berupa satu set alat dan layanan komputasi awan yang berfungsi untuk menyederhanakan disain, visualisasi, dan simulasi alur kerja dari proses pembuatan (produksi) hingga tahap proses pengiriman barang (produd).

Selain itu, Autodesk Simulation software portfolio 2014 itu memberikan pendekatan yang lebih cepat, lebih akurat, dan fleksibel untuk memprediksi, mengoptimalkan, dan memvalidasi disain sebelumnya di dalam proses disain.

Autodesk suite 2014 ini memberikan kepada  para pelaku sektor  manufaktur akses yang terjangkau ke alat terbaik untuk memudahkan pekerjaan para produsen,” urai Robert “Buzz” Kross, Senior Vice President, Design, Lifecycle, and Simulation di Autodesk seraya menambahkan, bagi para pelanggan, suites itui dapat memberikan peningkatan produktivitas dan jalur cepat untuk mencapai ROI (return of investment).

Autodesk design suites 2014 tersedia dalam tiga paket yakni standard, premium, dan ultimate yang disebutkan lebih hemat dan nyaman. Suites yang ditawarkan meliputi Debut Autodesk ReCap, software reality capture, dan layanan komputasi awan yang dapat membuat model 3D yang cerdas dari objek fisik dan lingkungan.

Hal itu memungkinkan para pengguna untuk menghasilkan tampilan di tempat kerja yang sebenarnya dalam proses disain. Sedangkan software Autodesk Inventor tambahan yang menggabungkan manfaat yang ada untuk meningkatkan skalabilitas untuk produk yang besar atau rakitan pabrik. Sedangkan  Autodesk Revit interoperability berguna bagi para pelaku manufaktur untuk membuat suatu produk mudah diubah dari Inventor rinci menjadi file revit asli dan penggunaannya sederhana sebagai konten building information modeling (BIM).

130718-03c

Para pengguna suites daoat berakses ke Autodesk 360 layanan komputasi awan yang memperluas fungsi desktop—memungkinkan kolaborasi dan optimasi yang lebih—serta menginformasikan  sistem berbagi disain dan penggunaan kembali disain tersebut.

Memperluas digital prototyping untuk pengembangan produk

Dalam edisi premium Product Design Suite 2014 terdapat software Autodesk Inventor Professional. Perangkat lunak itu menyediakan fungsi rekayasa  mekanik dan elektrik untuk digital prototyping yang  dilengkapi dengan simulasi terintegrasi, sistem kontrol, dan kemampuan alat.

Sedangkan software Autodesk Navisworks Manage memiliki  kemampuan manajemen proyek—termasuk kemampuannya untuk review seluruh proyek, pengaturan jadwal, penghitungan biaya, visualisasi, dan kolaborasi—termasuk kandungan edisi ultimate itu. Product Design Suite yang terkini dilengkapi dengan fitur AutoCAD Raster Design, alat mengedit raster, dan alat untuk konversi raster-to-vector yang membantu para pengguna untuk memanfaatkan scan kertas gambar, peta, citra satelit, dan data yang digunakan pada alur kerja berbasis AutoCAD.

Pada tahun 2012, EnviroGuard memenangkan beberapa proyek besar domestik dan internasional dengan menggunakan Autodesk Product Design Suite, imbuh Tanya Bradford General Manager EnviGuard, pemimpin industri di bidang containment and facility safety.

Kemenangannya itu berdasarkan kemampuan  merancang sistem yang unik untuk render yang spesifik pada disain 3D dengan Product Design Suite yang hasilnya dapat disaksikan oleh klien dan perusahaan engineering secara online, alat berbasis web.

Tambahan fitur baru untuk suite 2014 ini meliputi anotasi yang kuat, sumber informasi yang diperluas mengenai aset pabrik dan peningkatan alur kerja komputasi awan yang menangkap keadaan yang sebenarnya di lingkungan pabrik. Suite ini juga memberikan integrasi lebih dari software Autodesk Vault product data management untuk meningkatkan aset manajemen.

“Dengan menggunakan model 3D dapat menghindari kesalahpahaman dan kami dapat saling berbagi, dengan demikian, semuanya berjalan lancar dan cepat,” kata Yuji Nonaka, Chief of the Engineering Department di Hirata Corporation, yang menyediakan peralatan produksi pabrik otomotif, semikonduktor, dan industri elektronik untuk konsumen.

“Beberapa kali mampu mengurangi waktu meeting, dan sekarang kami juga menghabiskan waktu lebih singkat dari biasanya. Kami juga telah menghemat banyak biaya perjalanan untuk proyek di luar negeri.”

Rangkaian produk Autodesk Simulation versi 2014 meliputi versi terbaru dari Autodesk Simulation Mechanical, Autodesk Simulation CFD dan Autodesk Simulation Moldflow dan berfungsi sebagai perangkat simulasi software yang sangat mudah digunakan dan terintegrasi dengan setiap tahap di dalam proses pengembangan produk.

Perangkat tambahan untuk portofolio simulasi 2014 ini meliputi: Autodesk Simulation Mechanical: sebelumnya dikenal sebagai Autodesk Labs Technology Project Scout, Autodesk Simulation Mechanical ini mencakup proses otomatis terbaru untuk tes drop dan akses ke fungsi studi desain parametrik.

Kemudian Autodesk Simulation CFD: keseluruhan kinerja produk ini meningkat hingga 13 persen lebih cepat, dan kemampuan untuk mensimulasikan tampilan permukaan cairan seperti tumpah, mengalir, aliran saluran terbuka, dan interaksi benda padat/cair.

Autodesk Simulation Moldflow: fungsi pendingin konformal terbaru yang memungkinkan desain jalur pendingin yang lebih efisien yang dapat mengurangi waktu siklus cetakan dan meningkatkan kualitas produk secara keseluruhan.

Perangkat lunak Autodesk membantu pengguna untuk mengimajinasikan, merancang dan menciptakan dunia yang lebih baik. Bagi para perancang profesional, insinyur, arsitek, seniman digital, pelajar, dan orang-orang yang memiliki hobi- menggunakan perangkat lunak Autodesk untuk mengembangkan kreativitas dan menyelesaikan tantangan penting.

Kampiun Menjual Perangkat Lunak

Chris Lee (gambar kiri) Regional Industry Manager (Manufacturing), ASEAN, Autodesk

Sebagai Industry Manager untuk Autodesk–ASEAN, Chris bertanggung jawab untuk memformulasikan strategi penjualan dan marketing dan membangun tim regional yang solid untuk menggerakkan bisnis industri di kawasan ASEAN.

Pada jabatan sebelumnya, Chris memainkan peranan penting dalam memformulasikan bisnis Autodesk Media and Entertainment (M&E) untuk ASEAN dan mengembangkan kemitraan strategis dengan mitra industri, agen pemerintahan sampai kemajuan perkembangan bisnis Autodesk M&E.

Sebelum mencapai portofolio M&E, Chris merupakan Regional Head for Autodesk Architecture, Engineering & Construction (AEC) Division di ASEAN. Ia sukses memimpin adaptasi solusi Autodesk Building Information Modeling (BIM) di kawasan tersebut.

Chris memiliki 11 tahun pengalamannya di industri ini dengan berbagai macam peranan yang berbeda dengan perusahaan multinasional yang cukup berpengaruh seperti Cisco Systems, Dimension Data dan Hewlett Packard.

Ia meraih sarjana dengan gelar honors pada jurusan Mechanical & Production Engineering dari National University of Singapore dan MBA jurusan International Business dari RMIT University.

Achirul Djamal (gambar kanan) Country Manager, Indonesia, Autodesk Sebelum bergabung dengan Autodesk.

Achirul Djamal adalah Country Manager General Business PT IBM Indonesia sejak tahun 2004. Pada masa jabatannya, dia bertanggung jawab untuk menyusun dan melaksanakan strategi bisnis yang dapat menghasilkan pendapatan, dan kesepakatan kontrak, serta bertanggung jawab pada keuntungan IBM General Business.

Sebelumnya, Achirul Djamal memimpin tim untuk melayani klien perusahaan kecil dan menengah di Indonesia. Dia bertanggung jawab untuk memposisikan IBM sebagai penyedia solusi utama bagi klien melalui demo kemampuan serta pengalaman IBM dalam menangani perusahaan kecil dan menengah. Klien-kliennya meliputi perusahaan telekomunikasi, minyak, pekerjaan umum, serta sektor publik.

Pada 2001 hingga 2004, Achirul menjabat sebagai Country Manager IBM Software Group, IBM Indonesia. Pada masa jabatannya, ia bertanggung jawab untuk menyusun strategi pemasaran dan penjualan produk-produk software IBM di Indonesia. Selama menjabat, IBM Software Group selalu mencapai target penjualan yang luar biasa.

Selama 18 tahun bersama IBM, ia berpengalaman menjabat beberapa posisi seperti product manager, sales and marketing, serta berbagai posisi di PT IBM Indonesia.

Dia beberapa kali meraih penghargaan IBM Hundred Percent Club karena prestasinya yang luar biasa serta kemampuannya untuk mencapai lebih dari kuota penjualannya. Di bawah kepemimpinannya, unit General Business berkontribusi lebih dari setengah total pendapatan IBM Indonesia sejak 2007.

Kepemimpinannya pada industri software telah teruji bahkan sebelumnua dia bergabung dengan PT IBM Indonesia. Sebagai Country Manager PT. Lotus Development Indonesia (anak perusahaan IBM). Ia menerima penghargaan Sales Excellence Award selama tiga tahun berturut-turut. Selama masa itu, ia berhasil memperkuat Lotus Professional Services dan memperluas bisnis secara signifikan.

Incoming search terms:

Komentar Anda

Scroll To Top