Manfaat Bionik bagi Manusia

0
19
 Orang ini disebutkan Bionic Woman. (Sumber foto: https://encrypted-tbn2.gstatic.com/)

Manusia ingin hidup lebih lama. Untuk tujuan itu, pelayanan medis terus berkembang selama dua dekade belakangan ini. Harapan hidup pun meningkat di sebagian besar negara. Salah satu hasil dari perkembangan itu adalah peningkatan penderita berumur lebih lama meski terkena masalah persendian.

 Orang ini disebutkan Bionic Woman. (Sumber foto: https://encrypted-tbn2.gstatic.com/)
Orang ini disebutkan Bionic Woman. (Sumber foto: https://encrypted-tbn2.gstatic.com/)

“Untuk memerangi masalah tersebut, kami perlu mengerti material yang diletakkan di tubuh manusia dan dapat digunakan untuk bergerak aktif. Di saat yang sama, kami perlu untuk mengembangkan eksoskeleton yang membantu pasien pada kehidupan sehari-hari,” jelas Dr. Urs Schneider, kepala departemen Fraunhofer Institute for Manufacturing Engineering and Automation IPA.

Bersama dengan tim peneliti dari Selandia Baru, Schneider ingin memberi daya dorong nyata pengembangan teknologi baru pada tahun-tahun mendatang. Tujuannya untuk mengembangkan perban bersensor yang mengevaluasi pergerakan seperti eksoskeleton bermotor untuk membantu pergerakan.

Advertisement

“Kedua produk harus kecil, ringan,dan intuitif untuk beroperasi dan dapat disesuaikan dengan pergerakan manusia,” kata Schneider. “Kami masih belum melihat di pasaran lengan orthosis, sebagai contohnya,” kata Profesor Peter Hunter dari Auckland Bioengineering Institute of the University of Auckland, Selandia Baru. “Ide proyek ini untuk mengembangkan orthosis siap pakai di pasaran dan menjadi lompatan bagi bionik.”

Baca juga :   Printer Khusus untuk Komponen 3D
Advertisement

Tulis Opini Anda