REVOLUSI ELEKTRONIK DIGITAL (2)

Ledakan Distribusi Digital

0
6
Kita bisa menikmati acara peragaan busana di ponsel yang dipancarkan oleh broadcasting televisi. (sumber foto: http://yamgo.mobi/fashion-tv )

Lebih dari 100 juta lagu telah terjual di Eropa melalui Apple iTunes Music Store. Bahkan industri musik telah mengatasi keragu-raguan awal dan belajar untuk menghargai keuntungan dari toko musik digital.

Kita bisa menikmati  acara peragaan busana di ponsel yang dipancarkan oleh broadcasting televisi. (sumber foto: http://yamgo.mobi/fashion-tv )
Kita bisa menikmati acara peragaan busana di ponsel yang dipancarkan oleh broadcasting televisi. (sumber foto: http://yamgo.mobi/fashion-tv )

Bagaimana prospek pasar media player (MP) di Indonesia? Menurut Merdeka.com pasarnya  masih cukup besar. Pasar MP  untuk tingkat  nasional  pertumbuhannya baru  200.000 unit per tahun yang diproduksi oleh beberapa vendor. Oleh karena itu, pihak PT Samsung Electronic Indonesia (SEIN)  berusaha meluncurkan produk-produk  baru dalam upaya meraih pasar lebih besar.

Potensi pasar yang cukup besar di Indonensia menarih perhatian manajemen Samsung  untuk memproduksi media player sebanyak 100.000 unit sehingga jumlah yang beredar secara nasional akan mencapai 300.000 unit. Perusahaan itu mentargetkan bisa meraih pasar 150.000 unit atau tumbuh 50 persen dari jumlah media playar yang tumbuh di Indonesia. Sementara itu,   vendor Apple memproduksi IPOD—merupakan produsen utama.

Advertisement

Menurut manajemen Samsung, IPOD mendominasi pasar MP di Indonesia sebesar 40 persen. Meski demikian, Samsung optimis optimis bisa merebut pasar lebih besar dengan dukungan  produk  berdisain dan teknologi baru.

Peluncuran MP3 d engan disain dan teknologi terbaru  menunjukkan keiginan perusahaan untuk menciptakan-produk-produk inovatif dan revolusioner  yang bertujuan untuk  memuaskan kebutuhan para pecinta musik yang berbeda srata masyarakat.

Samsung pernah melepas 40.000 unit MP3 K3 untuk memenuhi minat pasar dan besarnya serapan dari masyarakat. Produk unggulan MP3 Player merupakan peraih penghargaan Samsung K3 dan penghargaan Inovasi Consumer Electronics (CES) 2007. K3 merupakan pemutar musik revolusioner yang memiliki kecerdasan -gabungan pengeras suara portabel, katanya.

Penujualan terus meningkat

Samsung pernah mentargetkan penjualan produk sebesar US$150 miliar pada tahun 2010 yang meningkat tajam dibanding 2006 sekitar US$63,4 miliar.

Tahun 2010, Samsung meraih pendapatan bersih sebesar US$ 8,5 miliar dengan memiliki 138 ribu karyawan dan 124 kantor perwakilan yang beroperasi di 56 negara. Perusahaan telah memproduksi berbagai produk antara lain TV, memori chip, Bisnis Media Digital, dan LCD.

Baca juga :   Mobil Bermasalah? Solusinya Dikabari dalam 3 Menit

Revolusi teknologi ini dipicu oleh penemuan Jerman, ketika para insinyur di Fraunhofer Institute for Integrated Circuits IIS mengembangkan audio MP3 coding. Teknik ini memampatkan data audio untuk sebagian kecil dari ukuran aslinya, tanpa kehilangan kualitas yang jelas, sehingga secara signifikan menghemat ruang memori. Keseluruhan koleksi CD cocok untuk MP3 player kecil dan dapat dibawa berkeliling di dalam saku rompi. Banyak penggemar musik telah menanti-nantikan teknologi pemutar musik yang semacam ini.

“Teknik coding kami memperoleh penerimaan lebih cepat dari hampir semua teknologi lainnya di industri elektronik konsumen,” lapor Bernhard Grill, salah seorang penemu MP3.

Keuntungan lainnya adalah bahwa file musik yang dikompresi dapat didistribusikan melalui Internet dalam hitungan detik. Ini membuka jalan untuk konsep-konsep penjualan yang sama sekali baru. Lebih dari 100 juta lagu telah terjual di Eropa melalui Apple iTunes Music Store saja. Bahkan industri musik telah mengatasi keragu-raguan awal dan belajar untuk menghargai keuntungan dari toko musik digital.

Nilai penjualan musik dalam video terus meningkat dalam 10 tahun. (Sumber foto: http://everystevejobsvideo.com/)
Nilai penjualan musik dalam video terus meningkat dalam 10 tahun. (Sumber foto: http://everystevejobsvideo.com/)

Angka penjualan menunjukkan bahwa jumlah judul yang dijual pada tahun 2005 naik dari 14 menjadi 62 juta di Eropa, dan juga untuk jumlah download yang angkanya mengejutkan, yaitu 353 juta, yang secara bisnis lebih maju ketimbang di Amerika Serikat. Menurut kepala EMI Eric Nicoli, label rekaman besar mengharapkan ‘ledakan distribusi digital’ lebih lanjut selama beberapa tahun ke depan. (Diolah dari Digital entertainment on every channel tulisan Birgit Niesing, Fraunhofer, Merdeka.com, Kapanlagi.com, dan sebagainya)

Simak artikel terkait dengan topik REVOLUSI  ELEKTRONIK DIGITAL (3)
Mendownload Musik ke Ponsel Kita

Advertisement

Tulis Opini Anda