Lebih 17.000 Kunjungi Pameran Mesin Percetakan, Kemasan dan Plastik

20
49
Suasana pameran INDOPRINT,INDOPACK dan INDOPLAS 2012 di Kemayoran, Jakarta (Foto: Wakeni)

Kapan gelar pameran Label? Apa dampak terhadap lingkungan?

Pertumbuhan industri makanan dan minuman berpengaruh positif terhadap perkembangan industri kemasan di Indonesia. Keadaan itu menarik bagi Messe Düsseldorf  Asia yang menggandeng PT Wahana Kemalaniaga Makmur (WAKENI) menyelenggarakan pameran INDOPRINT, INDOPACK,  dan INDOPLAS dengan tema: Going Global.

Suasana pameran INDOPRINT,INDOPACK dan INDOPLAS 2012 di Kemayoran, Jakarta (Foto: Wakeni)

Berbisnis dengan Indonesia makin menjanjikan terutama bagi 249 peserta dari 19 negara—Jepang, Turki, Amerika Serikat, Italia, Austria, Jerman, Singapura, Taiwan, Korea, India, Singapura, Indonesia, dan negara-negara lain—yang menggelar permesinnan, alat, dan teknologi mutakhir yang berhubungan dengan industri percetakan, kemasan, dan industri plastik.

Ariana Susanti Direktur Pengembangan Bisnis Federasi Pengemasan Indonesia (IPF) mengatakan bahwa tahun 2012,  omzet industri kemasan akan   mencapai US$4,9 miliar (tumbuh 17% dari omzet tahun 2011  sebesar US$4,2 miliar). Ia optimistis bahwa omzet industri kemasan bisa  melampai US$9,6 miliar pada 2016.

Advertisement

Oleh karena itu, pameran meliputi INDOPRINT (alat dan mesin percetakan), INDOPACK (pengemasan),  dan INDOPLAS (mesin plastik) yang diselenggarakan di Jakarta International Expo Kemayoran beberapa waktu lalu, cukup sukses dengan pengunjung lebih dari 17.000 orang yang kebanyakan bergerak di ketiga bidang industri sesuai dengan tema pameran.  Pameran itu akan lebih lengkap jika organizer memamerkan kemutakhiran alat dan mesin industri labeling yang belakangan ini juga berkembang pesat di Indonesia. Sektor labeling masih berkaitan dengan ketiga jenis pameran.

Gernot Ringling Managing Director of MesseDüsseldorf Asia (Foto: Messe Düsseldorf Asia)

Pesatnya pertumbuhan konsumsi makanan dan minuman di Indonesia cukup meyakinkan Gernot Ringling Direktur Pelaksana Messe Düsseldorf  Asia. Ia jelaskan bahwa pertumbuhan industri makanan dan minuman akan  menyerap 67% produksi kemasan di Indonesia pada tahun 2016.

Konsumsi khusus  kemasan makanan sebesar 12 juta ton (2011) yang akan menjadi lebih 15 juta ton pada tahun 2016. Indonesia merupakan pengguna kemasan makanan terbesar ke-4 di Asia setelah China, India, dan Jepang. Seorang pemerhati lingkungan mengatakan, pesatnya indusri makanan, minuman serta industri pendukung seperti industri kemasan akan berdampak luas terhadap lingkungan.

Dari 30 negara

Pertumbuhan industri makanan dan minuman, percetakan, kemasan di Indonesia menggambarkan industri ketiga bidang itu cukup signifikan.Pengunjung pameran pun tidak lagi hanya berasal dari Indonesia, melainkan dari 30 negara—terutama dari Negara anggota ASEAN. Selama ini, lokasi pameran skala internasional selalu didominasi Singapura. Pertumbuhan industri di Indonesia “memaksa” organizer seperti Messe Düsseldorf  Asia yang bermarkas utama di Jerman itu, menggeser tempat pameran dari Singapura ke Jakarta.

Dibanding dengan pameran sejenis yang dilaksanakan oleh penyelenggara lain, menurut Rini Sumardi Direktur WAKENI, jumlah pengunjung memperlihatkan bahwa pameran INDOPRINT, INDOPACK dan INDOPLAS sangat penting bagi para pelaku industri di Indonesia dan kawasan ASEAN.

Regional Sales Manager Mosca Asia Pte Ltd. Raymond Tan, mengatakan, bahwa standnya menggelar mesin percetakan yang dikunjungi beberapa calon potensial pembeli.  “Kami sudah deal dengan beberapa pelanggan,” imbuhnya Raymond riang.

Assistant Manager Aneka Warna Indah, Tony Suryono merasa puas karena sebagian pengunjung  standnya adalah direktur dan pemilik perusahaan percetakan. Tony mengatakan akan mengikuti pameran  INDOPRINT, INDOPACK dan INDOPLAS 2014. Pameran INDOPRINT, INDOPACK dan INDOPLAS akan diselenggarakan sekali dalam 2 tahun.

Baca juga :   Mesin Pemanen Padi dan Pemotong Baja

Kepuasan ikut pameran INDOPRINT, INDOPACK dan INDOPLAS 2012 juga dilontarkan oleh  peserta dari Korea. Kim Yong Sun CEO & Presiden Direktur  Lichtzen Co Ltd. mengatakan, banyak yang tertarik akan mesin-mesin percetakan yang digelarnya. Ia menjelaskan pertumbuhan  industri percetakan di Indonesia akan berpengaruh positif terhadap kinerja perusahannya.

Peserta dari Jerman, Eckhard Merz (Merz Verpackungsmaschinen GmbH) menuturkan, dia bertemu dengan banyak calon pembeli mesin kemasan. Mesin kemasan yang digelarnya 100% buatan Indonesia yang diproduksi sesuaim denganj standar Jerman. Sementara itu, peserta dari India, Sunil Daniel  Executive Manager (Marketing)  Uflex Limited bertemu dengan pembeli dan calon distributor. Dia optimis akan mengikuti INDOPRINT, INDOPACK dan INDOPLAS 2014.

PT Miwon Indonesia yang menggelar mesin kemasan akan menambah ukuran stand yang akan diikuti pada tahun 2014. Hal ini diuraikan oleh manajer pemasarannya, Tommy Taslim yang terkesan dengan minat para pengunjung.

Demikian pula Gerald Ausweger Kepala Perwakilan SML Maschinengesellschaft GmbH yang menjadi salah satu pembicara pada seminar yang diikuti oleh 80 peserta. Bersama PT Chandra Asri Petrochemical dan Kiefelo, Gerald mempresentasikan tentang cost effiecient sheet extrusion. Seminar membahas pra-pemrosesan, auxiliaries and peripherals, industri dan pengemasan konsumen, infrastruktur, dan efisiensi energi.  Konferensi bertajuk, Mesin pengolahan plastik dan karet berkinerja tinggi bagi pasar Indonesia yang diselenggarakan oleh VDMA (asosiasi ahli permesinan Jerman).

Winson Lee Asia Manajer Pemasaran Hotset Singapore sangat terkesan atas potensi pertumbuhan industri kemasan di Indonesia. “Kami akan ikut pameran tahun 2014,” ujar Winson. Sedangkan pengelola pavilun Austria riuh dikunjungi para peminat mesin plastik.

Demikian pula Andreas Kollenda Direktur Penjualan wilayah Asia Andritz Technologies (Singapura) yang berusaha mencari distributor untuk menjuak produknya di Indonesia Berpartner dengan pengusaha di Indonesia akan berdampak terhadap penambahan jumlah pelanggan dan pembeli mesin kami, ujarnya.

Para pengunjung memerhatikan hasil cetak mesin cetak yang canggih buatan Taiwan (Foto: Rayendra L. Toruan)

Messe Düsseldorf GmbH termasuk salah satu organizer yang menyelenggarakan pameran lebih dari 20 tema di berbagai negara—termasuk di Indonesia yang dimulai tahun ini. Produk yang digelar oleh Messe Düsseldorf Asia adalah mesin-mesin dan perlatan yang berhubungan dengan  elektrik,  mesin umum, mesin karet dan barang-barang karet, kertas, komputer, kendaraan motor, elektronik, telekomunikasi, kabel, dan sebagainya.

Incoming search terms:

Advertisement

20 KOMENTAR

  1. kapan dan di mana akan di selengarakan lagi pameran dalam waktu dekat ini

    saya penggemar pameran

    tolong informasinya lewat email saya

    mohon bantuanya dan kerjasamanya

Tulis Opini Anda