PABRIK KRIMER

Lautan Luas Tbk Tanam US$40 Juta di Mojosari

0
50
Pabrik krimer di Mojosari. (Sumber foto: vibiznews.com/)

Pangsa pasar krimer dalam negeri saat cukup bagus, utamanya di kalangan industri. Kontribusi bisnis manufaktur sangat besar karena menggunakan bahan baku yang harganya relatif murah karena buatan dalam negeri.

Pabrik krimer di Mojosari. (Sumber foto: vibiznews.com/)
Pabrik krimer di Mojosari. (Sumber foto: vibiznews.com/)

PT Lautan Luas Tbk siapkan dana Rp300 miliar antara lain untuk perluasan pabrik krimer di Surabaya, Jawa Timur, dan pembangunan Gudang distribusi di Tanjung Priok. Kedua ekspansi ini akan dimulai pada akhir 2014. Herman Santoso, Operations Director PT Lautan Luas Tbk mengatakan, selama tahun 2014 perusahaannya terus  menggenjot lini bisnis manufaktur. Salah satunya dengan memperluas pabrik krimer di Mojosari, Jawa Timur.

Menurut Herman, kapasitas pabriknya sudah mencapai lebih 20.000 ton per tahun dan diperluas hingga 60.000 ton yang akan tercapai tahun  2016.  Dana yang diinvestasikan untukmembangun pabrik itu sebesar US$40 juta. Pabrik itu dibangun pada akhir  tahun 2014. Lautan Luas melihat lini bisnis manufaktur meningkat. Pasalnya pada kuartal I tahub 2014, kontribusi di bisnis manufaktur meningkat menjadi 38 persen. Pada tahun sebelumnya berada pada angka 32 persen.

Advertisement

Bisnis distribusi yang biasanya berkontribusi 60persen justru menurun ke 52 persen. Manufaktur didukung dengan pabrik baru di Surabaya yang selesai tahun 2012 dan tahuin 2014 mulai tumbuh. Sedangkan distribusi turun karena produk yang sifatnya komoditi dihentikan, dan Lautan lebih fokus menggeluti industri  chemical.

Rencananya, akhir tahun ini lautan luas akan membangun  gudang distribusi di Tanjung Priok. Dengan dana investasi sekitar Rp100 miliar dan diharapkan rampung di tahun 2015 dengan  kapasitas gudang 60.000 ton.

Produksi krimmer diperuntukkan oleh sektor industri makanan dan minuman yang dijalankan anak usahanya yaitu PT Lautan Natural Krimerindo. Pabrik yang berlokasi di kabupaten Mojokerto, Jawa Timur itu sebelumnya memiliki kapasitas produksi sebesar 21.600 ton di atas lahan  seluas 3,5 hektar dan dana investasi awal sebesar US$ 22,3 juta. Produksi krimer ini menggunakan bahan baku hydrogenated palm kernel oil yang 90 persen berasal dari dalam negeri.

Baca juga :   Wulung Awasi Pencuri Ikan dan Pembabat Hutan

Perusahaan ini menargetkan 50 persen dari total produksi untuk tujuan ekspor.  Oleh karena menggunakan bahan baku dalam negeri yang harganya relatif  murah, perusahaan akan mendapatkan keuntungan sangat besar. Menurut Direktur Utma  Lautan Luas Tbk Indrawan Masrin kepada Pers, pangsa pasar krimer dalam negeri saat ini cukup bagus, utamanya di kalangan industri. Kontribusi bisnis manufaktur pada kuartal I 2014 sudah meningkat hingga 38 persen, padahal tahun lalu baru 32 persen.

Indrawan menjelaskan, bidang usaha Lautan Luas ada tiga, yaitu manufacturing (pabrik), distribusi, dan pergudangan. Khusus pabrik, selain krimer, pabrik unggulan Lautan Luas adalah industri kimia. Pasar Lautan Luas di dalam negeri maupun luar negeri seperti ekspor  ke berbagai negara dan terbesar di Asia, Amerika, dan Afrika.(Sumber: tender-indonesia.com, neraca.co.id, vibiznews.com, KONTAN)

Incoming search terms:

Advertisement

Tulis Opini Anda