SEJARAH KELISTRIKAN

Kisah Era Dinamo Hingga Mobil Listrik Ultra Modern

2
65
Tahun 1878, raja Ludwing II, Bavaria (Jerman) memiliki sebuah gua di istana Linderhof yang diteringi 24 dinamo yang dibuat oleh Werner v. Siemens—pendiri perusahaan SIEMENS. Dinamo buatan Siemens itulah yang kelak menjadi generator penghasil listrik yang kita pakai sekarang (Foto: Pictures of the Future, SIEMENS)

Dunia semakin kesulitan di bidang kelistrikan. Kita harus melanjutkan penelitian yang memadai di seluruh wilayah dan tidak melupakan pembawa-pembawa energi yang lain seperti bahan bakar hidro karbon buatan dan hydrogen.

Tahun 1878, raja Ludwing II, Bavaria (Jerman) memiliki sebuah gua di istana Linderhof yang diteringi 24 dinamo yang dibuat oleh Werner v. Siemens—pendiri perusahaan SIEMENS. Dinamo buatan Siemens itulah yang kelak menjadi generator penghasil listrik yang kita pakai sekarang (Foto: Pictures of the Future, SIEMENS)
Tahun 1878, raja Ludwing II, Bavaria (Jerman) memiliki sebuah gua di istana Linderhof yang diteringi 24 dinamo yang dibuat oleh Werner v. Siemens—pendiri perusahaan SIEMENS. Dinamo buatan Siemens itulah yang kelak menjadi generator penghasil listrik yang kita pakai sekarang (Foto: Pictures of the Future, SIEMENS)

Masayarakat modern, kehidupan dengan listrik merupakan keharusan. Dengan perkiraan kapasitas generasi dunia yang tumbuh sebesar dua berbanding tiga pada tahun 2030, listrik harus dirancang untuk dapat melayani persaingan yang ketat di dalam bidang energi yang dibutuhkan pada sektor transportasi, industri, penyulingan air laut, dan sebagainya.

Sejak pertengahan tahun 1880, kota-kota seperti New York, London, dan Berlin telah berkilauan dengan lampu listrik. Pada masa itu, SIEMENS telah mengembangkan lokomotif bertenaga listrik yang pertama (1879), dan mobil penumpang listrik yang pertama pada tahun 1881.

Advertisement

Pada tahun, 1890, kereta bawah tanah listrik yang pertama di dunia sudah beroperasi di tengah jalan raya London, dan pada tahun 1905, lagi-lagi  SIEMENS mulai mengkonstruksi Elektrsiche Victoria di Berlin—sebuah mobil listrik yang utamanya digunakan sebagai taksi pengangkut tamu hotel.

Selama abad ke-20, penggunaan listrik berkembang sangat pesat. Salah satu tolok ukurnya adalah beralihnya penggunaan uap menjadi tenaga listrik. Sekarang kita sudah menggunakan motor-motor listrik yang hemat energy yang digunakan hampir di mana saja—seperti sikat gigi listrik, kereta api, dan proses produksi di berbagai sektor industri dan manufaktur. Tanpa listrik, sebuah mesin tidak mungkin beroperasi atau dapat melakukan fungsi utama yakni memroduksi berbagai produk konsumsi kebutuhan manusia.

Kita merasakan dan melihat kenyataan, beragam aspek  kehidupan sehari-hari kita akan menjadi tidak masuk akal tanpa listrik. Cakupannya sangat luas dan demikian penting mulai dari transportasi publik, komunikasi, teknologi informasi, kesehatan, pendidikan, persenjataan, dan sebagainya.

140122-02b

Lebih dari sekadar tren yang terlewati

Masa-masa kelistrikan tidak mungkin akan berakhir. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh KIT (Karlsruhe Institute of Technology), listrik saat ini sudah mencapai 22 persen konsumsinya berada di Jerman. Penggunaan yang terbesar adalah pada industri, sebesar 43 persen, diikuti oleh rumah pribadi, perdagangan, komersial, dan jasa, yang keseluruhannya berjumlah 27 persen. Menurut ramalan KIT konsumsi listrik  akan terus bertambah pada tiap sektor  yang mencapai 1,4 persen setahun.

Selain itu, akan muncul pula pesaing sumber listrik dalam  bentuk-bentuk energi yang lain. Kesimpulannya, International Energi Agency meramalkan bahwa konsumsi listrik dunia akan naik sekitar 70 persen padatahun 2035. Dengan kata lain, kita sedang berada pada sebuah zaman baru kelistrikan.

Listrik juga akan memberikan kompetisi yang serius untuk sistem pemanasan konvensional pada bangunan-bangunan saat ini. Pompa-pompa bertenaga listrik misalnya, lebih hemat energi di dalam memberikan penghangatan dari pada sistem-sistem yang berbahan bakar dasar karbon, khususnya yang sekarang sedang dikembangkan yaitu penyekatan suhu dengan pengurangan secara progresif jumlah energi yang diperlukan bangunan untuk mengurangi akibat-akibat pemanasan.

Lebih jauh lagi, berdasarkan penelitian  Asosiasi Industri Pompa Pemanas Federal Jerman, pembuangan  gas CO2 yang tidak berguna bagi lingkungan yang diakibat pompa pemanas mencapai 40 persen—lebih rendah dari pada pemanasan yang disebabkan oleh pembakaran gas. Dengan demikian, generasi dari pemanasan untuk bangunan merupakan konsumen energi yang terbesar di negara-negara industri. Hal itu merupakan  potensi besar bagi kelistrikan dewasa ini.

 Aplikasi-aplikasi baru untuk energi

Bangunan-bangunan komersial dan tempat tinggal merupakan  suatu bidang di mana pengembangan-pengembangan baru dapat diperkirakan. Para ahli sedang menyelidiki penggunaan jaringan dari sensor-sensor kecil untuk mengirimkan data alat-alat ukur seperti suhu dan konsentrasi CO2 pada sistem manajemen bangunan pintar.

Kereta raja Ludwig II dilengkapi ditarik dengan baterei bertenaga lampu dari  karbon (gambar paling kiri), dan tahun 1905 ditemukan mobil listrik pertama buatan SIEMENS yang diperlihatkan  di jalan-jalan kota Berlin (ditampilkan selama perubahan baterai, gambar tengah ), dan pada tahun 2011,   beberapa model mobil  Porsche (kanan) dengan motor listrik ultra modern. (Sumber foto: Picture of the Future/SIEMENS, 2011)
Kereta raja Ludwig II dilengkapi ditarik dengan baterei bertenaga lampu dari karbon (gambar paling kiri), dan tahun 1905 ditemukan mobil listrik pertama buatan SIEMENS yang diperlihatkan di jalan-jalan kota Berlin (ditampilkan selama perubahan baterai, gambar tengah ), dan pada tahun 2011, beberapa model mobil Porsche (kanan) dengan motor listrik ultra modern. (Sumber foto: Picture of the Future/SIEMENS, 2011)

Perlengkapan seperti itu menjadi sebuah generasi baru dari bangunan-bangunan cerdas yang akan menjadi agen-agen aktif pada pasar energi dan secara otomatis meningkatkan konsumsi untuk naik turunnya pasokan dari solar dan energy yang berasal  dari angin. Berdasarkan suatu penelitian terbaru yang dilakukan oleh SIEMENS dan Technical University of Munich memperlihatkan, cara pandang yang demikian tidaklah realistis.

Penelitian tersebut memerlihatkan bahwa sangatlah mungkin untuk menurunkan pendingin ruangan dan pompa pemanas tanpa berkompromi dan suatu bangunan.

Untuk memastikan bahwa energi yang ramah lingkungan mencapai para konsumen secara efisien, teknologi jaringan juga akan mencerdaskan tindakannya. Para insinyur SIEMENS  Corporate Technology saat ini sedang bekerja untuk mengatasi masalah  ini pada sebuah fasilitas pengujian khusus di Erlangen.

Baca juga :   Ayo Batam, Bisa Lebih Hebat dari Singapura

Para ahli sedang sibuk mengembangkan logaritma pengendalian khusus dan komponen-komponen perangkat keras bagi jaringan-jaringan pintar pada masa depan. Tentu saja hasilnya sudah sangat bisa diterima. Sebuah proyek percontohan untuk menguji penemuan-penemuannya telah dirintis dengan menggunakan jaringan dari perusahaan energy  Allgäuer Überlandwerk (AÜW) di sebelah selatan Jerman.

Mobilitas listrik

Bidang lain di mana listrik bisa menjadi suatu alternatif bagi bahan bakar karbon adalah transportasi jalan raya. Berdasarkan KIT, transportasi dewasa ini hanyalah empat persen dari konsumsi listrik di Jerman. Semua pasokan digunakan untuk transportasi keretan rel, yang 90 persennya menggunakan listrik. Namun, jalan raya juga didominasi oleh kendaraan-kendaraan yang dilengkapi dengan mesin-mesin pembakaran internal, yang bertanggungjawab atas 20 persen dari total pembuangan CO2 di seluruh dunia.

Dengan adanya perubahan iklim, dan meningkatnya kesulitan untuk menyediakan cadangan minyak di seluruh bumi, para peneliti KIT secara yakin meramalkan datangnya zaman mobil listrik. Pada saat pasar masal mulai berkembang dengan bergantung pada teknologi, misalnya sistem pengisian, yang telah memungkinkan dan praktis untuk digunakan sehari-hari.  Para insinyur SIEMENS sedang menyelidiki konsep-konsep untuk meningkatkan mobilitas elektrik. Pada akhir tahun 2010, perusahaan meluncurkan sebuah penelitian dengan melibatkan pengujian para tenaga kerja yang menggunakan sekitar 100 kendaraan listrik.

Tujuan dari proyek tersebut adalah untuk menguji tidak hanya kepraktisan dari mobil-mobil listrik,  tetapi juga dari sistem ke seluruhannya dan hubungan saling memengaruhi antara berbagai komponen—penciptaan dan distribusi energi dan pada proses pengisian tenaga kendaraan. Teknologi-teknologi untuk kendaraan, komunikasi, dan sistem-sistem pengisian tenaga telah dikembangkan oleh SIEMENS dan akan secara cepat dipasangkan di dalam kendaraan-kendaraan listrik perusahaan untuk keperluan proyek tersebut.

Listrik juga diperlukan di dalam banyak bidang yang lainnya. Termasuk juga penyulingan air laut. Di Singapura misalnya, para peneliti SIEMENS telah mengembangkan sebuah pabrik penyulingan yang bekerja dengan tenaga listrik. Secara umum, air laut disuling untuk penggunaan penguapan dan proses pembalikan osmosis, yang akan sangat meningkatkan energi. Teknologi yang baru tersebut membutuhkan hanya setengah energi dan jumlah tersebut merupakan sebuah revolusi teknologi. Sejak Desember 2010, sebuah pabrik percontohan telah mengubah air laut secara sangat efisien menjadi air minum.

Masa depan juga akan membawa cara baru di dalam menghasilkan listrik. Termasuk di dalamnya sistem-sistem energi menggunakan gelombang pasang, yang berfungsi seperti turbin-turbin angin bawah laut. Sejumlah turbin telah dioperasikan di beragam lokasi, termasuk di Irlandia Utara, di mana Sea Gen mulai beroperasi pada tahun 2008. Dengan suatu hasil sebesar 1,2 megawatt, cukup untuk memasok kebutuhan 1.500 rumah, sehinga merupakan pembangkit listrik bertenaga gelombang pasang terbesar di dunia saat ini.

Listrik sebenarnya memiliki aplikasi yang tidak terbatas. Apakah hal ini disadari atau tidak akan bergantung pada berbagai kendala, sekurang-kurangnya dari harga energi di masa depan. Jalan terbaik bagi sebuah masa depan yang kokoh masih belum jelas, sehingga sangat penting untuk melanjutkan penelitian yang memadai di seluruh wilayah dan tidak melupakan pembawa-pembawa energi yang lain seperti bahan bakar hidro karbon buatan dan hidrogen.

Untuk kepentingan penyimpanan misalnya, pengembangan energi yang bersumber dari angin akan dialihkan menjadi pembawa energi kimia. SIEMENS juga sedang mengerjakan sistem seperti itu, yang juga menggunakan hidrogen. Ketika tiba saat untuk mengatasi tantangan masa depan, hal yang paling penting adalah untuk menggabungkan sebuah tuntutan perusahaan akan kenyataan dengan sebuah kemampuan hayal  yang dikembangkan dengan baik.(Diolah dari berbagai sumber seperti tulisan Florian Martini, Pictures of the Future/SIEMENS, 2011)

Incoming search terms:

Advertisement

2 KOMENTAR

Tulis Opini Anda