Kerja Sama Petani dengan Petani

0
8

130723-02a

Cara bertani di Jerman dapat menginspirasi para petani di Indonesia.

Seorang petani di Jerman harus memastikan bahwa  tangannya dan mesin pertanian dapat bekerja dengan kapasitas penuh dan efisien. Seorang petani bekerja di 10 area lahan setiap hari. Di negara-negara maju seperti Jerman, petani memiliki  manajer pertanian yang menulis laporannya—ditulis dengan tangan—untuk dibaca oleh para pekerja. Jika  ada sesuatu perubahan  atau hal yang harus dikerjakan pada menit terakhir, para pekerja di area pertanian  berkomunikasi dengan telepon seluler.

Advertisement

Telepon pintar diatur sedemikian agar para pekerja dapat melakukan perubahan tindakan. Belakangan, para petani menerima panduan dengan suatu aplikasi telepon pintar yang memungkinkan manajer pertanian memasukkan informasi yang penting dengan menggunakan sebuah PC atau komputer tablet yang bisa diakses dengan internet. Penggunaan aplikasi itu memungkinkan panduan dapat diadaptasikan ke dalam suatu kondisi lahan pertanian. Aplikasi tersebut juga memfasilitasi proses penggunaan rekaman.

Para peneliti di lembaga Fraunhofer Institute for Experimental Software Engineering IESE di Kaiserlauternn, Jerman,  bekerja sama dengan John Deere Corporation, sebuah partner strategis untuk mengembangkan aplikasi khusus pertanian dengan menggarap sebuah proyek. Para peneliti menampilkan sebuah analisis dari sudut pandang seorang pekerja pertanian. Pertanyaan-pertanyaan para petani, meliputi informasi  area permukaan yang tepat ditanami bibit tanaman. Berapa lama seorang mampu menyelesaikan pekerjaannya di lahan pertanian? Varietas bibit apa yang lebih tepat ditanam? Berdasarkan  jawaban-jawaban yang diperoleh, para peneliti pertanian dapat mengadaptasikan program mereka yang sesuai dengan  kebutuhan spesifik para petani. (Sumber: Fraunhofer)

Baca juga :   Tampilan Kanselir Angela Marker di Layar Jendela

Incoming search terms:

Advertisement

Tulis Opini Anda