Kemasan Ramah Lingkungan

0
21
Kemasan baru yang terbuat dari bahan baku terbarukan. (Sumbr foto/©: Fraunhofer IVV)
Kemasan baru yang terbuat dari bahan baku terbarukan. (Sumbr foto/©: Fraunhofer IVV)
Kemasan baru yang terbuat dari bahan baku terbarukan. (Sumbr foto/©: Fraunhofer IVV)

Konsumen umumnya membeli makanan dan banyak produk lainnya yang dibungkus dengan plastikfilm. Penggunaan plastik sebagai kemasan dapat merusak lingkungan. Oleh karena itu, proyek yang digagas oleh Uni Eropayang disebut FlexPak-Renew, para peneliti di Fraunhofer Institutefor Process Engineering and Packaging IVVberhasil membuat kertas kemasan inovatif yang fleksibel—terbuatdari bahan baku terbarukan yang dapat diproduksi dengan menggunakan prosesyang efisien secara ekologis.

Untuk memastikan bahwa kertas kemasan ini memberikan penghalang yang memadai terhadap uap air dan oksigen, maka struktur barudilaminasi—hasil pengembangan. Bahan yang bisa didaur-ulang dan bisa hancurakan membantu untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

Permintaan global untuk bahan-bahan kemasan yang fleksibelini meningkat lima persen setiap tahun. Pada tahun 2010, kebutuhan tahunannya sudah mencapai 16 juta tonmetrik, dan Eropa merupakan pasar terbesar, diikuti oleh Amerika Serikat dan Kanada.Bagaimana di Indonesia?

Advertisement

Sumber:

Diolah dari Environment-friendly packaging, Fraunhofer

Incoming search terms:

Baca juga :   Begini Cara Mengatasi Korosi dan Keretakan Pipa
Advertisement

Tulis Opini Anda