TEKNOLOGI TABLET (1)

Kekuatan Teknologi Penyelamat Nyawa Orang

0
4
Gambar Fovea-Tablett menampilkan informasi tentang bencana secara rinci. (Sumber foto/© Fraunhofer IITB)

Ketika terjadi banjir, sangat penting mengawasi seluruh situasi. Pada saat yang sama, perlu mengetahui, apakah tanggul-tanggul cukup berperan melindungi daerah perkotaan dan mampu bertahan melawan arus banjir.

Gambar Fovea-Tablett menampilkan informasi tentang bencana secara rinci. (Sumber foto/© Fraunhofer IITB)
Gambar Fovea-Tablett menampilkan informasi tentang bencana secara rinci. (Sumber foto/© Fraunhofer IITB)

Teknologi informasi dan komunikasi modern membantu tim siaga bencana untuk mengatur upaya penyelamatan mereka ketika berhadapan dengan bencana, yang menyediakan informasi bagi mereka, yang diperlukan baik di meja perencanaan mau pun saat bekerja di lapangan.

Contohnya peristiwa di Florida,Amerika Serikat akhir musim panas 2007. Sebuah badai mendekati pantai dengan kecepatan tinggi, hanya menyisakan waktu 24 jam untuk mengevakuasi penduduk. Tim manajemen krisis yang berkumpul di sekitar meja perencanaan digital sedang meninjau situasinya. Sebuah peta dari daerah yang terkena diproyeksikan pada permukaan layar raksasa horizontal, sedangkan monitor layar lebar tetap tegak lurus ke meja dengan menampilkan foto udara dari topan tersebut, dengan diperbarui pada interval 15 menit, bersama-sama dengan laporan terbaru tentang cuaca dan lalu-lintas.

Advertisement

Pertanyaan penting, bagaimanacaranya membimbingwarga ke tempat yang aman dengan kemungkinan untuk terhambat yang sedikit. Sesaat setelah sebuah tombol ditekan, semua daftar rute bus dan kereta api yang telah tersedia segera muncul.

Apakah jalan masih bisa dilewati? Apakah hujan deras sudah merusak tanggul yang dilalui rel kereta api? Dengan menggunakan Fovea-Tablett (FT), semacam kaca pembesar cerdas,  tim dapat memeriksa kondisi dari seluruh infrastruktur. PC Tablet hanya ditempatkan di meja peta, di mana mereka menampilkan citra satelit yang up-to-date dengan resolusi tinggi tentang daerah tersebut. Kekhawatiran tim tidak berdasar, sebab semua koneksi jalan dan kereta api masih utuh. Evakuasi bisa dimulai.

Platform visualisasi yang fleksibel seperti meja perencanaan digital terhadap berbagai situasi, suatu hari nanti akan membuat pekerjaan menjadi lebih mudah bagi tim manajemen krisis. Para peneliti dari Fraunhofer Institutefor Information and Data Processing IITB sedang melakukan presentasi uji cobanya yang  pertama pada pameran  CeBIT 2006silam.

Pameran teknologi digital dan teknologi informasi di Hannover, Jerman. (Sumber foto:                 http://www.visit-hannover.com/)
Pameran teknologi digital dan teknologi informasi di Hannover, Jerman. (Sumber foto:
http://www.visit-hannover.com/)

Sistem ini memungkinkan para ahli untuk bersama-sama menilai situasi umum di wilayah bencana dan jika diperlukan, informasi rinci pada skala yang lebih lokal.

“Dalam kasus banjir, sangat penting untuk mengawasi seluruh situasi. Pada saat yang sama, perlu untuk mengetahui apakah tanggul yang dibangun untuk melindungi daerah perkotaan masih bertahan melawan banjir. Mungkin saja diperlukan tindakan untuk memperbaruinya secara berkala agar data citra memberikan gambaran yang dapat diandalkan berhubungan dengan struktur yang relevan dan berkaitan pula dengan tanah. Meja perencanaandigital untuk berbagai situasi memungkinkan kedua aspek ini akan divisualisasikan secara bersamaan pada layar berkualitas tinggi,”jelas Ralf Eck dari IITB.

Baca juga :   Teknik Mendisain Mesin Ultra-Modern Secara Virtual

Meja perencanaan digital untuk berbagai situasi

Sistem ini dilengkapi dengan layar proyeksi horisontal berukuran 1,2 x 1,6 meter. Rencana dasarnya diproyeksikan ke layar dari bawah.

“Tampilan desktop memiliki resolusi yang relatif rendah, tetapi cukup memadai untuk menampilkan gambaran umum,” jelas peneliti tersebut. Informasi lebih rinci disediakan oleh Fovea-Tablett (FT).

“Layar portabel kecil dengan resolusi spasial yang tinggi,” jelas Eck, sambil meletakkan salah satu PC Tablet di meja peta. Seketika itu, bagian dari peta yang telah ditempatkan akan ditampilkan di dalam detail halus pada Fovea-Tablett. Hal ini sama sederhana untuk mendapatkan informasi yang lebih tepat pada setiap kota lain di wilayah bencana, dengan menggerakkan tablet lebih lanjut ke kanan membawa peta jalan dari lokasi ke tampilannya.

Meja perencanaan digital untuk berbagai situasi memberikan gambaran tentang  situasi mum                bersama-sama dengan data resolusi tinggi pada skala lokal. (Sumber foto/©: Fraunhofer IITB)
Meja perencanaan digital untuk berbagai situasi memberikan gambaran tentang situasi mum
bersama-sama dengan data resolusi tinggi pada skala lokal. (Sumber foto/©: Fraunhofer IITB)

“Fovea-Tablett tersebut bekerja pada prinsip yang sama seperti pandangan manusia, memberikan visi tajam di area fokus,” kata Eck.

Jadi, bagaimana cara kerjanya? Fovea-Tablett dilengkapi dengan penanda, yang dibaca oleh kamera yang terletak di bawah meja digital perencanaan situasi. Dengan cara ini, posisi yang tepat dari tablet sehubungan dengan peta dapat ditentukan. Resolusi tinggi layar sebesar 1024 x 768 piksel memungkinkan bagian peta yang dipilih akan diperbesar dan ditampilkan di dalam kualitas yang baik.

Hal ini bahkan dimungkinkan untuk menggunakan beberapa tablet pada saat yang bersamaan, sehingga memungkinkan setiap spesialis di dalam tim untuk mempelajari rincian yang relevan dengan pekerjaan mereka. Informasi tambahan seperti data meteorologi, grafik angkatan laut atau model lanskap digital ditampilkan pada monitor LCD putih 45″ yang terpasang tegak lurus ke meja. (Diolah dari Lifesaving technology tulisanBirgit Niesing, Fraunhofer)

Simak artikel terkait dengan topik Teknologi Tablet (2)
Bertindak Cepat Demi Keselamatan Manusia

Advertisement

Tulis Opini Anda