AUTODESK PENDISAIN TERBARU

Kecanggihan Teknologi Permudah Pekerjaan Berat

0
15
Gambar di atas merupakan hasil rancangan dengan menggunakan software Autodesk (Sumber foto: AUTODESK INC.)

Para pelaku industri butuh perangkat lunak untuk menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat. Sektor infrastruktur, konstruksi bangunan, manufaktur, dan multi media merupakan bisnis yang sangat pesat perkembangannya di Indonesia.

Gambar di atas merupakan hasil rancangan dengan menggunakan software Autodesk (Sumber foto: AUTODESK INC.)
Gambar di atas merupakan hasil rancangan dengan menggunakan software Autodesk (Sumber foto: AUTODESK INC.)

Sekarang ini sangat mudah merancang pembangunan sebuah jalan raya yang membelah sebuah pebukitan, lembah, dan sungai menuju sebuah desa atau kota. Sebelum  melaksanakan pembangunan suatu infrastruktur berupa jalan, para insinyur mengawali perencanaan dengan menulis konsep atau rencana jalan yang akan dibangun, kemudian direkayasalah disain jalan itu. Setelah rancang bangun selesai, kemudian diproses simulasi yang memerlihatkan seperti apakah bentuk jalan itu kelak—setelah dibangun.

Bahan penulisan atau pembuatan rencana/konsep, rekayasa disain, dan simulasi diproses dalam dokumen rekayasa yang digunakan sebagai bahan visualisasi. Pekerjaan tadi sangat mudah dilakukan berkat perangkat lunak Autodesk Product Design Suite—merupakan solusi yang komprehensif untuk melakukan pekerjaan Digital Prototyping, penerapan disain 3D, visualisasi, simulasi peralatan yang digunakan dalam keselurunan proses rekayasa.

Advertisement

Oleh karena itu, kapasitas Digital Prototyping dari Product Design Suite sangat membantu ketika sedang merancang atau merencanakan sesuatu—termasuk pembangunan infrastruktur, konstruksi bangunan, kawasan industri atau multimedia—yang akan dibangun dan hasilnya lebih baik, biaya lebih efisien, dan memudahkan Anda menjualnya ke pasar, demikian V. R. Srivatsan managing director Autodesk ASEAN.

Dari Autocad ke Autodesk

Perkembangan sektor industri yang demikian pesat di Indonesia—menurut kementerian perindustrian pertumbuhannya mencapai 7 persen tahun 2013—menarik bagi Autodesk Inc. perusahaan software yang bermarkas di Amerika Serikat itu, dan telah melebarkan ekspansi bisnisnya di Indonesia sejak tahun 2003. Tanpa menyebutkan data sales turn over, Achirul Djamal country manager Autodesk Indonesia menjelaskan bahwa permintaan atas Autodesk di Indonesia demikian pesat sejak tahun 2012. Kehadiran Autodesk di Indonesia dimulai dengan produk Autocad.

Merancang sebuah alat berat dengan bantuan Autodesk (Sumber foto: AUTODESK INC.)
Merancang sebuah alat berat dengan bantuan Autodesk (Sumber foto: AUTODESK INC.)

Meningkatnya penggunaan Autodesk tentu merupakan pertanda, semakin banyak orang yang terdidik di bidang perangkat lunak itu. Ragam pembangunan di bidang industri pun tentu saja berdampak positif terhadap bisnis perangkat lunak itu.

Oleh karena itu, sebagai bentuk komitmen untuk mendukung bisnis dan industri di Indonesia, Autodesk, Inc. menyelenggarakan Autodesk Solutions Day 2013, sebuah konferensi yang diadakan satu hari penuh di Ritz Carlton Hotel, Pacific Place, Jakarta. Konferensi itu merupakan yang kedua kalinya yang diadakan oleh Autodesk Inc. di Indonesia.

Konferensi yang diikuti oleh ratusan para pelaku industri dilengkapi dengan  pameran produk teknologi dan solusi terbaru Autodesk 2014 untuk mendukung perkembangan berbagai macam industri di Indonesia, khususnya di bidang infrastruktur, bangunan dan konstruksi, manufaktur, otomotif dan disain proses pabrik.

Srivatsan mengatakan bahwa Indonesia merupakan pasar penting untuk Autodesk dan pihaknya sangat senang dapat menyelenggarakan Autodesk Solutions Day. Ia  mempresentasikan masa depan disain dan menekankan bahwa teknologi memiliki peranan yang sangat penting bagi perusahaan.

Kecanggihan teknologi software merinhgankan pekerjaan berat (Sumber foto: AUTODESK INC.)
Kecanggihan teknologi software merinhgankan pekerjaan berat (Sumber foto: AUTODESK INC.)

Teknologi membantu mengakselerasikan pertumbuhan perusahaan dan memampukan mereka untuk dapat bersaing di pasar global. Untuk itu, perusahaan Autodesk menawarkan software yang berguna untuk 3D disain, engineering, dan hiburan sehingga perusahaan-perusahaan di Indonesia lebih mudah membuat atau merencanakan bisnis berupa produk, jasa,  dan solusi saat menghadapi masalah di lapangan.

Infrastruktur telah menjadi salah satu aspek penting dalam pembangunan di Indonesia. Menyadari peranan penting teknologi memungkinkan terlaksananya pembangunan infrastruktur yang menyeluruh dan konsisten di Indonesia, demikian  Dr. Ir. Hedy Rahadian, MSc, kepala subdit teknik jalan, Dit Bina Teknik, Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum menyampaikan pesan utama yang dipaparkan pada saat konferensi.

Baca juga :   Menekan Biaya Lebih Rendah, Para Insinyur Hepi

Sementara itu, Rudi Budiman styling design chief PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia, mengatakan bahwa di Toyota, strategi disain memainkan peranan utama dan sangat penting bagi mereka untuk menggunakan software disain terbaik dalam proses pendisainan dan manufaktur.

Ia menambah dengan menggunakan  software 3D disain, visualisasi dan simulasi secara keseluruhan pihak Toyota dapat mengoptimalkan penyelesaian proyek.  Perangkat Autodesk Product Design Suite membantu untuk meraih akurasi sebesar 90 persen dalam proyek, dan  mengurangi waktu pengembangan sebesar 35 persen.

Sementara itu, Autodesk Alias Automotive menyediakan fleksibilitas tinggi dalam proses penataan disain (styling design) yang memungkinkan Toyota untuk mengembangkan produk berkualitas yang siap diproduksi.

Achirul Djamal mengatakan bahwa apa pun yang ingin disain, terdapat solusi software Autodesk yang dirancang sesuai kebutuhan bisnis dengan solusi pemodelan yang mengkhususkan pada industri infrastruktur, bangunan dan konstruksi, otomotif, dan disain proses pabrik.

Menurutnya konferensi itu merupakan ajang bagi para profesional karena berkesempatan  memahami cara solusi dan teknologi Autodesk yang dapat menyederhanakan kompleksitas pekerjaan serta mendapatkan hasil yang memuaskan.

Dengan Autodesk Maya dan Autodesk 3ds Max membuat visual effect pada film ‪#‎Elysium (Sumber foto:‬  http://autode.sk/16KYsM0)
Dengan Autodesk Maya dan Autodesk 3ds Max membuat visual effect pada film ‪#‎Elysium (Sumber foto:‬ http://autode.sk/16KYsM0)

Berperan sebagai ajang untuk mengetahui tren disain dan teknologi terbaru, Autodesk Solutions Day 2013 meliputi breakout session yang menampilkan ahli dari berbagai industri seperti infrastruktur, bangunan dan konstruksi, manufaktur, otomotif dan proses disain pabrik yang berbagi pengetahuan, wawasan dan pengalaman dalam menggunakan solusi Autodesk.

Autodesk juga mempresentasikan demo 3D printing dan memamerkan rangkaian produk 2014 terbaru. Konferensi ini dihadiri oleh lebih dari 450 profesional industri senior dan para ahli dari industri bangunan dan konstruksi, manufaktur, dan otomotif di Indonesia.

Kiri ke kanan: V.R. Srivatsan Managing Director Autodesk ASEAN menyerahkan tanda mata kepada Rudi Budiman Styling Design Chief PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia –sebuah  simbol apresiasi Autodesk atas kepercayaan Toyota menggunakan solusi software dari Autodesk. Acara ini disaksikan oleh Achirul Djamal Country Manager Autodesk Indonesia
Kiri ke kanan: V.R. Srivatsan Managing Director Autodesk ASEAN menyerahkan tanda mata kepada Rudi Budiman Styling Design Chief PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia –sebuah simbol apresiasi Autodesk atas kepercayaan Toyota menggunakan solusi software dari Autodesk. Acara ini disaksikan oleh Achirul Djamal Country Manager Autodesk Indonesia

V.R. Srivatsan managing director Autodesk ASEAN

Ia bertanggung jawab untuk menyusun dan melaksanakan strategi agar bisnis Autodesk di pasar ASEAN terus tumbuh —khususnya di semua area geografis, industri, dan segmen produk. Untuk itu, ia harus berusaha menjalin kemitraan strategis di kawasan ASEAN.

Lelaki berpostur tinggi ini memiliki pengalaman di bidang IT selama 23 tahun. Oleh karena itu, beberapa perusahaan multinasional memercayakan jabatan kepemimpinan strategis kepadanya—seperti manajemen SAP dan Oracel. Ia pernah menjabat managing director SAP Malaysia yang menangani strategi bisnis dan operasi SAP di Malaysia. Ia pun dipercaya menangani penjualan business analytic and technology, dan line of business solutions di pasar Asia Tenggara.

Srivatsan membagikan pengetahuan manajemennya, pengelolaan rantai suplai, customer relationship management, dan enterprise resource management kepada berbagai pihak dalam pelbagai kesempatan—seperti konferensi yang berlangsung di Jakarta belum lama ini.

V.R. Srivatsan meraih sarjana dari Indian Institution of Technology Madras jurusan teknik mesin, gelar master industrial and management engineering dari The Rensselaer Polytechnic Institute ketika kuliah di Troy, New York, Amerika Serikat. Atas prestasinya, ia mendapat sertifikat production and inventory management yang diberikan oleh American Production and Inventory Control Society.

 

 

Incoming search terms:

Advertisement

Tulis Opini Anda