EXPO CLEAN & EXPO LAUNDRY 2014

Jangan Sampai Asing Kuasai Kita

0
126

Gedung properti, perkantoran, rumah sakit, hotel, industri garmen/tekstil, dan kawasan industri memerlukan jasa pembersihan (cleaning) dan pencucian (laundry ) yang beromzet triliunan rupiah. Pengelolaannya harus profesional, gunakan teknologi, bahan baku, dan mesin yang baik dan tepat.

140325-02a

Saatnya kita tuan di rumah sendiri, kita mampu mengerjakan pekerjaan cleaning dan laundry  secara profesional dengan dukungan alat/mesin dan teknologi terbaik, demikian benang merah pendapat yang dilontarkan oleh Teddy Halim direktur PT Media Artha Sentosa penyelenggara EXPO CLEAN dan EXPO LAUNDRY  yang berlangsung di Jakarta International Expo Kemayoran pada 27 – 29 Maret 2014. Pendapat Teddy itu didukung oleh H.M. Shiddiq Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Klining Servis Indonesia (APKLINDO) yang diwakili oleh Tommy  G. Hardjana Sekjen APKLINDO.

Advertisement

Peserta dari 12 negara

Sedangkan Wasono Raharjo Ketua Umum Asosiasi Profesi Laundry Indonesia (APLI)  menjelaskan, bahwa pameran laundry  yang baru pertama kali diselenggarakan di Indonesia bakal dijadikan untuk mendapatkan informasi terbaru tentang bisnis laundry. Yang membanggakan, ujar Tommy dan Wasono hampir senada, bahwa pameran ini sepenuhnya dihandel oleh pebisnis Indonesia, bukan pengusaha asing seperti penyelenggaraan pameran-pameran lain di Jakarta, Surabaya, dan kota-kota  lain. Pebisnis Indonesia hanya berstatus mitra lokal, sedangkan profitnya lebih banyak masuk ke kantong pengusaha asing.

Meski baru pertama kali dilaksanakan, Teddy berhasil mengikutsertakan lebih dari 100 perusahaan—lebih 90 persen dari 11 negara sedangkan sisanya dari Indonesia—yang menggelar berbagai mesin, alat, bahan baku, jasa, dan sebainya yang berkaitan dengan cleaning dan laundry. Mari kita lihat kecanggihan teknologi dan mesin yang ditawarkan oleh perusahaan dari Belgia, Tiongkok, Denmark, Jerman., Italia, Indonesia, Jepang, Malaysia, Singapura, Spanyol, Thailand, dan Amerika Serikat.

Teddy menjelaskan, beberapa perusahaan menggelar produk-produk  yang sudah mendunia. Perusahaan 3M  misalnya memamerkan alat mooping tools, perusahaan  ADC menggelar dryer, Arzonia dengan  hygienic room bin, perusahaan Camptel & Anghinetti mengekspose 4 produk yakni spooting machine, finisher machine, ironing machine, dan pressing machine.

Sementara perusahaan Colombus menggelar polisher dan scrubber, CT Italian Design dengan janitorial trolley, Euromac menampilkan dry cleaning, perusahaan Forenta dengan laundry  apparel press, Gadlee hadir dengan scrubber, Ghibli memamerkan vacuum dan floor polisher.  Perusahaan Ghidini memerlihatkan cara kerja produk  pnemautic press, perusahaan Girbau dengan washer extractors, sanitary washer, eco dryer, flexy tunnel, flatwork ironers, folders, dan finisher.

Proses membersihkan perkantoran. (sumber foto: Sumber foto: http://www.triadcleaning.com/)
Proses membersihkan perkantoran. (sumber foto: Sumber foto: http://www.triadcleaning.com/)

Sementara itu, perusahaan Image memamerkan tunnel, washer, dryer washer, flatwork ironer, dan barrier washer. Gold-Man menggelar alat flatwork ironer sementara Innotech tampil dengan floor polisher, Lavamac dengan dryer, flat ironer, dan washer. Perusahaan Little Duck menggelar flat ironer, dan washer extractor, perusahaan Minor mengekspose washer extractor. Perusahaan Myhome dengan household products, Pas Prima  Chemical dengan produk cleaning chemical, perusahaan Rotano menggelar polisher, Sailstar menggelar washer, perusahaan SEITZ menggelar cleaning chemical, automatic dosing system, dan Sharper finish menggelar ironer, Silc mengekspose cotton utility press dan steam iron. Sedangkan perusahaan Sotecu tampil dengan vacuum cleaner, Uni Mac menggelar dryer dan washer, dan perusahaan Watsco memamerkan cleaning chemical, dan  Henjo menampilkan produk waste bin.

Untuk mendapatkan informasi teknologi lebih mendalam, organizer menggali informasi dari beberapa nara sumber melalui seminar Masa Depan Laundry di Indonesia. Yang dibahas meliputi  peluang usaha laundry , peraturan tenaga kerja, laundry  management  dan kemampuan teknik, tren kustomer laundry  masa kini dan masa datang serta bagaimana melakukan analisis efisiensi bisnis laundry . Topik lain yang dibahas adalah Profesisonal Textile Care, sedangkan workshop bertajuk, Tantangan Industri Klining Servis Indonesia Menghadapi CAFTA 2015 penting bagi para profesional.

Baca juga :   Kereta Api INKA Beroperasi di Filipina dan Malaysia

Peluang bisnis pada sektor cleaning dan laundry  di Indonesia cukup besar. Sektor cleaning services misalnya menghasilkan omzet Rp59 triliun per tahun yang dicapai oleh 1500 perusahaan—anggota yang sudah terdaftar di APKLINDO. Perusahaan-perusahaan di bidang cleaning dan laundry  belum semua menjadi anggota APKLINDO dan APLI sehingga sulit memrediksi sales turn over tahunan.

Beberapa pebisnis yang ikut menghadiri tatap muka dengan wartawan, antara lain, Bogi Bagus Prayogo (PT TRISA MANDIRI SEJAHTERA), Kusyunianto direktur Hiber dan Susanto Salim, dan lain-lain.  Teddy mengharapkan pamerannya  dikunjungi oleh 5000 pelaku bisnis.

140325-02c

Direktur Utama PT Freshkindo Graha Solusi Tommy G. Hardjana yang merangkap Sekjen  APKLINDO itu menambahkan melalui EXPO CLEAN para pelaku bisnis berkesempatan berdiskusi untuk mencarikan solusi teknologi yang lebih efektif dan efisien. Sementara Direktur PT DELTA Inti Indonesia & AQUALIS, Teddy Tjoegito berpendapat, bahwa EXPO LAUNDRY  merupakan media yang tepat bagi para pabrikan, pemasok, dan pengguna jasa industri laundry.

Direktur PT SINAR JERNIH SARANA, Adi Permadi yang menggeluti bisnis cleaning menyatakan, selalu mencari solusi terbaik yang dibutuhkan usahanya sehingga perusahaannya dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada para pelanggan. Demikian juga Manajer Laundry Hotel Indonesia Kepinski, Nur Alam yang menyatakan bahwa pameran laundry  merupakan kesempatan besar untuk menambah wawasan di bidang tren teknologi dan pengetahuan tentang produk (alat/mesin laundry) yang didaulat oleh Laundry  Manager Hotel Shangri-la Jakarta, Bachtiar Makmum,  “EXPO LAUNDRY  merupakan media yang tepat bagi para profesional dan pelaku industri yang bisa saling tukar-menukar infotmasi, pengalaman, dan melakukan kerja sama binis.”

Sementara itu, Direktur Utama PT PENTA Prima Gemilang, Harry Hardi berharap para pengunjung menyaksikan produk unggulannya seperti colombus, ghibli, dan watco yang digelar di stan. Demikian juga General Manager PT MASTRADA, Wiyono yang menggelar alat yang berkaitan dengan industri laundry , antara lain, washers, dryers, dan flatwork ironers. Sedangkan Manajer Pengembangan Bisnis Jasa Primajaya Andalas, Ruben Sidauruk menyatakan akan mengunjungi EXPO CLEAN & EXPO LAUNDRY  untuk memperoleh solusi teknologi terkini sesuai dengan perkembangan  bisnis perusahaannya. Director Housekeeping The St. Regis Bali Resort (The Laguna), Nyoman Sugiarta berpendapat bahwa pameran ini merupakan ajang yang tepat untuk mempertemukan pembeli dan penjual di bidang laundry. Sedangkan pengamat bisnis laundry, Sakiman Wiroutomo agar para pelaku bisnis laundry  bisa menjadikan pameran laundry  menjadi ajang pertemuan untuk saling bertukar pengalaman. Teddy Halim merencanakan EXPO CLEAN & EXPO LAUNDRY akan diselenggarakan tiap tahun.

Incoming search terms:

Advertisement

Tulis Opini Anda