PELUMAS MOBIL SHC 600

Hemat Energi Manufaktur Otomotif, Begini Caranya

0
9
Kiri-kanan Glen Sharkowicz, Manajer Pemasaran Asia Pacific Industrial Lubricants, Hadi Surjadipraja, wakil Ketua Gabungan Industri Alat-Alat Mobil Motor (GIAM), dan Sigit Wagito Wakil Presiden Direktur Industrial Business of ExxonMobil Lubricants Indonesia. (Sumber foto: ExxonMobil)

Pelumas yang hemat energi juga membantu pelanggan ExxonMobil untuk mengurangi emisi karbon, meningkatkan produktivitas, dan mengurangi biaya operasional.

Kiri-kanan Glen Sharkowicz, Manajer Pemasaran Asia Pacific Industrial Lubricants, Hadi Surjadipraja, wakil Ketua Gabungan Industri Alat-Alat Mobil Motor (GIAM), dan Sigit Wagito Wakil Presiden Direktur Industrial Business of ExxonMobil Lubricants Indonesia. (Sumber foto: ExxonMobil)
Kiri-kanan Glen Sharkowicz, Manajer Pemasaran Asia Pacific Industrial Lubricants, Hadi Surjadipraja, wakil Ketua Gabungan Industri Alat-Alat Mobil Motor (GIAM), dan Sigit Wagito Wakil Presiden Direktur Industrial Business of ExxonMobil Lubricants Indonesia. (Sumber foto: ExxonMobil)

Mobil Industrial Lubricants Indonesia—brand dari ExxonMobil—menjelaskan cara hemat energi agar ongkos operasional industri otomotif bisa lebih efisien. Salah satu pembicara Glen Sharkowicz Manajer Pemasaran Asia Pacific Industrial Lubricants Marketing mengurai cara mengurangi total biaya operasional dan meningkatkan efisiensi pada sektor Autopart Manufacturing.

Efisiensi energi perlu dilakukan oleh para pelaku industri otomotif, tandas  Hadi Surjadipraja Wakil Ketua Gabungan Industri Alat-Alat Mobil Motor (GIAMM) untuk menghadapi kelesuan bisnis pada industri otomotif. Dampak pelemahan nilai rupiah, membuat penjualan mobil menurun. Selama 8 bulan pertama tahun 2015, penjualan mobil hanya 671.183 kendaraan, turun hampir 20 persen dada periode yang sama tahun 2014.

Advertisement

Oleh karena itu, perlu dilakukan peningkatan efisiensi pada sektor otomotif seperti  pengurangan konsumsi energi, waktu tunggu untuk perbaikan,  dan pemeliharaan, serta pengurangan limbah secara keseluruhan—hal itu dapat mengurangi biaya operasi manufaktur otomotif, demikian Hadi.

Wakil Presiden Direktur Industrial Business of ExxonMobil Lubricants Indonesia Sigit Wagito menawakan pedoman dan praktik pelumasan efektif  buatan ahli ExxonMobil. Sigit mengatakan, para pelaku industri manufaktur  sering mengabaikan fungsi pelumas sebagai penyumbang terhadap tingkat profitabilitas tahunan. 

Mengurangi biaya operasi dan produksi

Sigit menandaskan para pelaku industri otomotif dapat meningkatkan keuntungan jika penggunaan pelumas dilakukan secara tepat agar mesin mampu berkinerja tinggi yang pada akhirnya menghasilkan keuntungan signifikan—termasuk efisiensi energi yang  mengurangi biaya operasi dan produksi secara keseluruhan.

Baca juga :   Mengubah Air Laut Menjadi Air Tawar

Selain itu, ujar Glen Sharkowicz  penggunaan pelumas hemat energi memungkinkan fasilitas manufaktur untuk beroperasi lebih efisien secara maksimum dengan biaya optimal. Baik digunakan untuk gearbox, mesin atau sistem hidrolik, pelumas hemat energi dapat menjadi investasi yang sangat cerdas, dengan peningkatan efisiensi hingga 6 persen dalam beberapa aplikasi.

Glen mengatakan pelumas hemat energi membantu pelanggan ExxonMobil untuk mengurangi emisi karbon, meningkatkan produktivitas dan mengurangi biaya operasional.

Glen Sharkowicz menyatakan kesiapan Mobil Industrial Lubricants memenuhi kebutuhan industri melalui jajaran produk pelumas yang dirancang untuk memberikan manfaat efisiensi energi. Berdasarkan penilaian laboratorium yang terkendali, telah terbukti bahwa pelumas sintetis seperti Mobil SHC 600 series atau Mobil SHC Gear series dapat menghemat hingga 3,6 persen untuk berbagai aplikasi di industri dan pendukung pembangkit listrik.

“Pemilihan dan aplikasi pelumas yang tepat untuk peralatan dapat membantu produsen memperoleh keuntungan maksimum dalam jangka panjang” tambah Glen.

Advertisement

Tulis Opini Anda