PABRIK SEMEN

Gunakan Cemat V8.0 Berbasis Simatic PCS 7 Lebih Efisien dan Tercapai Green Business

0
11
Pabrik semen ini menggunakan Cemat berbasis Simatic PCS 7 (Sumber foto: http://www.siemens.com/)

Industri semen lagi naik daun. Sejumlah produsen semen di Indonesia melakukan ekspansi ke mancanegara. Persaingan bisnis semen di pasar global bisa dimenangi dengan penggunaan teknologi modern berbasis software ciptaan Siemens.

Pabrik semen ini menggunakan Cemat berbasis Simatic PCS 7 (Sumber foto: http://www.siemens.com/)
Pabrik semen ini menggunakan Cemat berbasis Simatic PCS 7 (Sumber foto: http://www.siemens.com/)

Kita akui bahwa industri semen sarat modal berupa mesin, teknologi, modal kerja, tenaga dan pikiran manusia yang terlibat (pemilik, manajemen, dan tenaga kerja), dan lain sebagainya. Oleh karena proses produksi semen menimbulkan emisi berupa limbah padat, cairan, serta suara, mau tak mau pelaku industri semen harus bersinergi dengan teknologi dan alat produksi yang  modern. Jika syarat-syarat itu tidak bisa diterapkan, maka kualitas produksi dan pelayanan kepada pelanggan akan berkurang atau di bawah standar yang berlaku umum. Persaingan di pasar dunia pun kian sulit dihadapi.

Salah satu kunci menghadapi persaingan pasar global adalah dengan cara menekan ongkos produksi atau efisiensi, sementara kualitas produksi harus dijaga agar terus meningkat. Untuk menciptakan efisiensi diperlukan inovasi teknologi yang diimplementasikan pada proses produksi, pengurangan energy berbiaya tinggi, pengurangan dampak negatif emisi dan limbah lainnya terhadap lingkunhan, dan tindakan-tindakan lain yang sesuai  dengan platform perusahaan itu sendiri.

Advertisement

Untuk itu, Siemens telah bergelut sekian lama untuk memahami persoalan atau masalah yang dihadapi oleh para pelaku industri semen. Siemens menawarkan SICEMENT yang unik dan dikenal luas, yang bisa berhasil menerapkan beragam aspek ini secara bersamaan, dengan mengecualikan potensi produksi semen modern yang tinggi, dan menjadikan “semensibilitas” suatu kenyataan.

Setiap produsen  semen tentunya menginginkan irit biaya dalam  proses produksi, dan proses produkduksi diharapkan lebih ramah lingkungan—limbahnya diusahakan seminimal mungkin baik junmlah dan dampak negatif—berlangsung proses yang teroptimalisasi, dan hemat energy. Untuk mendapatkan keinginan itu, agar sebuah pabrik semen lebih layak di hadapan publik, maka SICEMENT buatan Siemens dapat membantu. Perangkat lunak ini mampu menjadikan suatu pabrik semen menghasilkan produk yang tepat bagi suatu sistem yang komprehensif di dalam setiap tahapan dari produksi semen itu sendiri.

Proses produksi di pabrik semen bisa lebih efisien dengan menggunakan Cemat berbasis Simatic PCS 7 (Sumber foto: http://www.industry.siemens.com/)
Proses produksi di pabrik semen bisa lebih efisien dengan menggunakan Cemat berbasis Simatic PCS 7 (Sumber foto: http://www.industry.siemens.com/)

Divisi Teknologi Peralatan Siemens (The Siemens Drive Technologies Division) memasuki suatu jaringan pemasaran belum lama ini. Melalui jaringan pemasaran tersebut—terutama  berkonsentrasi pada tantangan-tantangan besar yang dihadapi oleh industri semen dunia—serta cara terbaik untuk memecahkan permasalahan yang dihadapi oleh para pelaku industri semen.

Sebagai cakupan dari jaringan pemasaran tersebut, Siemens memilih beberapa pabrik semen di beberapa negara—termasuk Indonesia—dijadikan sebagai referensi untuk diamati oleh jurnalis di beberapa negara.

Simens ingin memperlihatkan bahwa industri semen di berbagai negara membutuhkan solusi-solusi yang komprehensif  untuk mengatasi persolan-persoalan yang dihadapi di lapangan. Siemens menawarkan produk-produk bermutu untuk secara tepat dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan para pelanggan. Sorotan penting yang lainnya dari jaringan pemasaran tersebut adalah presentasi tentang konsep MultipleDrive.  Wawancara jarak jauh berlangsung antara Vice Chief  Executive Officer Siemens Dieter Schletterer.

Order dari PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk

Menurut Kepala Komunikasi PT Siemens Indonesia, Julieta Glasmacher, Divisi Drive Technologies Siemens, mendapatkan order untuk meningkatkan kinerja pabrik semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk belum lama ini. Dengan dukungan teknologi buatan Simens itu, maka terjadilah migrasi sistem proses kontrol—sebelumnya merupakan pesaing ke CEMAT yang berbasis sistem PCS7. Lingkup pekerjaan yang ditangani Siemens mencakup monitoring, pemograman, sinyal tes, dan pemasangannya. 

Divisi Otomatisasi Industri Siemens (The Siemens Industry Automation Division) telah menambahkan seperangkat fungsi-fungsi yang baru ke dalam sistem pengendalian produksinya. Melalui Cemat Versi 8.0 yang digunakan pada industri semen, pertambangan, dan industri-industri lain yang terkait. Rincian kegunaan tertentu dari versi-versi sebelumnya, seperti sistem manajemen pemeliharaan dan pelayanan, juga telah dikembangkan lebih jauh pada Cemat V8.0.

Baca juga :   Kunci Penghematan Listrik di Gedung dan Pabrik

Inovasi yang patut diperhatikan adalah model-model pengoperasian tambahan untuk pabrik-pabrik, grup-grup peralatan dan unit-unit individual, yang termasuk di dalamnya adalah pemantauan nilai-nilai proses, seperti akumulasi tekanan dan aliran biaya. Saat ini, penggunanya bisa juga menggunakan kurva-kurva tertentu secara bersamaan dengan sangat mudah.

Dibandingkan dengan versi-versi terdahulunya, salah satu inovasi dari Cemat V8.0 adalah—sebagai contoh, layar tampilan “Quick Trend” yang bisa dikonfigurasi secara langsung dari layar proses. Langkah ini lebih mempermudah untuk mengaktifkan kurva-kurva tertentu untuk tujuan pemantauan dan evaluasi. Penggunanya bisa menambahkan nilai analog yang diinginkan ke dalam tampilan grafik cukup hanya dengan mengklik mouse. Sebelumnya, nilai-nilai tersebut harus ditentukan secara lebih rumit dengan menggunakan arsip-arsip dari nilai yang telah diukur.

 

Cemat V8.0 membantu peningkatan efisiensi dan produksi. (Sumber foto:  http://www.siemens.com/
Cemat V8.0 membantu peningkatan efisiensi dan produksi. (Sumber foto: http://www.siemens.com/

Cemat V8.0 juga memiliki banyak model pengoperasian bagi  pengguna. Selain untuk melengkapi grup-grup peralatan, saat ini penggunanya bisa memutuskan koneksi dari muatan-muatan individual di dalam suatu grup, misalnya saja sebagai bagian dari konsep manajemen energi.

Kategori-kategori seperti “No interlocks”, “Specific interlocks only” dan “Safety interlocks only” sekarang bisa dikonfigurasi dengan mudah bagi pengoperasian secara manual. Sebelumnya, kategori-kategori khusus ini haruslah terprogram secara seksama. Tanpa diperlukan adanya waktu pemrograman tambahan, saat ini operator pabrik bisa menerima informasi yang relevan, seperti pada kategori mana yang sedang diaktifkan, berdasarkan konfigurasinya itu sendiri.

Model pengoperasian tambahan yang baru “Out of Service” digunakan bagi peralatan-peralatan dan unit-unit yang tidak tersedia, misalnya saja yang sedang menjalani perbaikan.

Saat ini, dengan Cemat V8.0 penggunanya bisa juga menggunakan monitor-monitor kecepatan untuk menambahkan nilai proses seperti akumulasi tekanan atau aliran biaya, sebagai informasi lanjutan pada “Drive is on”. Monitor ini meningkatkan kualitas informasi tentang fungsi-fungsi peralatan tertentu. Blok-blok pesan, nilai-nilai pengukuruan dan pesan-pesan setelah proses yang ada sekarang bisa diteruskan tidak hanya kepada grup-grup tetapi juga secara langsung kepada peralatan-peralatan individual.

Hal yang baru lainnya adalah Cemat Object Browser. Fungsi ini membuat seluruh obyek di dalam pabrik secara keseluruhan bisa dikenali dan ditampilkan di dalam suatu model pengoperasian tertentu, sebagai contoh “In simulation”. Ikon-ikon blok yang baru juga menyederhanakan pengoperasian sistemnya. Sebagai contoh, ikon-ikon blok di dalam warna-warna yang menyolok mengindikasikan suatu keadaan tidak adanya masalah, dan ikon-ikon yang lebih menyolok menarik perhatian penggunanya secara langsung ke informasi yang penting.

Sebagaimana halnya pada versi-versi yang terdahulu, Cemat V8.0 Berbasis Simatic PCS 7, dan menawarkan keunggulan  fitur-fitur dan fungsi-fungsi pada sistem pengendali proses seperti APC (Advanced Process Library) dan “Alarm Control”. Cemat V8.0 berbasiskan versi paling akhir 8.0 dari Simatic PCS 7.

Teknologi yang ditawarkan oleh Siemens tentunya menggembirakan bagi para produisen semen di Indonesia. Sektor industri semen sedang berkembang pesat mengikuti pembangunan infrasteuktur, properti, dan lain-lain. Sementara itu, beberapa produsen semen melakukan ekspansi ke mancanegara, seperti Bosowa ke Vietnam,  PT Semen Indonesia Tbk.  yang membawahi Thang Long Cement (Myanmar), PT Semen Padang, PT Semen Gresik, dan PT Semen Tonasa.

Incoming search terms:

Advertisement

Tulis Opini Anda