Dukung Proyek KS, 40 Perusahaan Korea Siap Investasi di Cilegon

0
7

Sebanyak 40 Perusahaan Korea siap berinvestasi di Indonesia, dan menjadi industri pendukung proyek bersama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) dengan Pohang Iron and Steel Corporation (Posco) dalam pembangunan pabrik baja terpadu berkapasitas 6 juta ton.

Menurut Vice President Corporate Communication KRAS, Wawan Hernawan, masing-masing perusahaan Korea ini akan berinvestasi minimal Rp 100 miliar hingga Rp 200 miliar. Menempati area sekitar Cilegon Banten, 40 perusahaan tersebut masuk pada sektor-sektor yang dibutuhkan KS-Posco di masa mendatang.

“Ini memang komitmen setelah Posco masuk, akan ada 40 perusahaan Korea akan bangun pabrik. Bentuknya sampai saat ini PMA (Penanaman Modal Asing) dengan nilai Rp 100 miliar, Rp 150 miliar dan Rp 200 miliar, macem-macem,” tutur Wawan di Jakarta, Selasa (24/8/2011).

Advertisement

Pada tahap awal, industri semen, power plant dan kimia akan masuk. Kemudian berlanjut pada industri alumunium, suku cadang, refractory (bata tahan api), dan Oksigen.

“Namun belum ada tindak lanjut, Mou atau apapun. Ini kan sebelumnya keinginan dari KS dan Posco, untuk adanya sinergi. Dan tanggapannya sangat baik,” ucapnya.

KS-Posco memang telah berkomitmen membangun pabrik baja bersama di Cilegon. Dengan target produksi 6 juta ton per tahun, proyek besar ini akan menghabiskan dana investasi US$ 6 miliar.

Pada tahap awal, pabrik baru akan berkapasitas 3 juta ton yang akan selesai di 2013. Produk-produk yang dihasilkan HRC (hot rolled coil), slab, dan plate.

Baca juga :   Biaya Pembangun Pabrik Mercedes Sebesar Rp369,87 miliar

Untuk tahap kedua akan dilakukan konstruksi di 2011 dengan kapasitas 3 juta ton. Sehingga total pembangunan dari tahap pertama dan kedua dilakukan selama 5 tahun. Dari jumlah produksi di tahap kedua, sebanyak 30% akan diekspor ke Vietnam untuk memenuhi pabrik baja Posco yang memproduksi baja hilir.

Sumber: http://finance.detik.com 24 Agustus 2011

Advertisement

Tulis Opini Anda