INDUSTRI INTERNET

Digital Mengambil-alih Peran Televisi?

0
8
Para pemirsa memengaruhi siaran Olimpiade dengan memberikan umpan balik kepada direktur mengenai keinginan dan preferensi mereka melalui remote control, sementara presenter menuntun mereka dalam pemilihan program. (Foto/©: ORF)

Pemirsa dapat berperan sebagai direktur program meski posisinya sedang di rumah atau di luar studio broadcasting. Internet mampu mengaburkan batas-batas tetap antara fungsi  PC dan TV. Proyek ini terus dikembangkan oleh para pelaku industri dan perguruan tinggi.

Para pemirsa memengaruhi siaran Olimpiade dengan memberikan umpan balik kepada direktur mengenai keinginan dan preferensi mereka melalui remote control, sementara presenter menuntun mereka dalam pemilihan program. (Foto/©: ORF)

Pemirsa televisi kian leluasa menanggapi sebuah berita yang sedang disajikan oleh seorang presenter (pembaca berita) di studio televisi (TV). Era atau hari-hari konsumsi TV secara pasif akan segera berakhir. Bukan tidak mungkin, ketika seorang pemirsa TV akan berperan menjadi direktur program untuk menentukan acara televisi yang akan ditontonnya sendiri, dan bahkan bisa menambahkan item acaranya sendiri pada program yang telah disiapkan oleh pengarah acara sebuah televisi .

Penonton siaran Langsung Olimpiade yang ditayangkan oleh Austrian Broadcasting Corporation ORF sangat senang. Para pemirsa dapat berpartisipasi secara aktif dalam program tersebut dan sekaligus bertindak sebagaii direktur acara. Tiap pemirsa bisa memilih jenis olahraga Olimpiade yang ingin ditonton dan bisa memberikan umpan balik mengenai program pilihan itu melalui remote control.

Advertisement

Para presenter yang muncul bersama gambar membantu para pemirsa mengetahui gambaran secara umum. Ketika lari maraton sedang ditayangkan, para pemandu di studio menyampaikan bahwa wawancara dengan pelari papan atas sedang disiarkan pada saluran lain. Sementara itu, saluran lainnya tengah menyiarkan start  lomba layar. Kemudian, ketika tiba saatnya, presenter mengumumkan bahwa pelari maraton sedang mendekati garis finish.

Para penggemar olahraga juga bisa mengakses banyak informasi tambahan. Tabel perolehan medali, fakta tentang atlit atau informasi latar belakang tentang kompetisi, dan lokasi dimunculkan di jendela pada layar. Tiap pemirsa yang mau menelepon studio, dan berbicara dengan presenter atau bahkan memberikan komentarnya  atas olahraga yang sendang ditonton di layar televisi.

Pada masa lalu, peristiwa semacam itu harus melibatkan banyak upaya yang bersifat teknis. Kini, semua hal  itu bisa dilakukan dengan mudah dan hanya melalui Skype. Perangkat lunak untuk video telepon internet gratis ini memungkinkan untuk mengintegrasikan komentator amatir—yakni pemirsa—ke dalam siaran yang sedang berlangsung. Artinya, pemirsa bisa secara aktif berkontribusi pada program (acara) televisi yang sedang berlangsung.

Mengembangkan teknologi dan format interaktif

Disponsori oleh Uni Eropa, proyek penelitian LIVE dikoordinasikan oleh Institut Fraunhofer untuk Intelligent Analysis and Information Systems IAIS di Birlinghoven, Jerman. Proyek itu bernilai total 11 juta euro. Pihak  Austrian Broadcasting Corporation ORF dan tujuh mitranya dari industri dan pendidikan tinggi juga terlibat untuk mengembangkan proyek itu. Melalui pengembangan proyek itu maka hasil  teknologi dan format baru dan interaktif semakin baik.

Pelanggan Telekom Austria, yang menonton televisi melalui Internet dan DSL, bisa ambil bagian dalam uji lapangan LIVE ketika berlangsung Olimpiade yang lalu. Para pelanggan  tidak memerlukan latihan dan peralatan khusus. Pemirsa hanya membutuhkan remote control dan set-top box—perangkat tambahan TV analog untuk mengkonversikan siaran digital menjadi siaran analog—yang sudah terhubung ke pesawat TV pelanggan, seperti dijelaskan oleh  manajer proyek IAIS Jobst Löffler.

Empat saluran siaran paralel, termasuk saluran reverse (proses terbalik) untuk umpan balik, tersedia bagi para pengguna. Dalam saluran tersedia 12  streaming data secara langsung dari Olimpiade di Beijing. ORF juga menggunakan bahan arsip dalam produksi agar dokumentasi menarik dan ringkasan terkini bisa ditransmisikan selama program siaran langsung. Bahan arsip yang digunakan selama siaran langsung biasanya telah dipilih sebelumnya. Akan tetapi, hal itu berarti  tim produksi tidak bisa merespon dengan cepat kejadian yang tak terduga atau memberikan impuls baru selama transmisi berlangsung.

Baca juga :   Teknologi Baru Sistem X-ray untuk Identifikasi Tumor

“Fitur inovatif LIVE adalah konten dari sumber berbeda dapat dimasukkan ke dalam lingkungan yang berubah dengan cepat pada suatu siaran langsung, sekaligus membuat pemirsa ikut terlibat,” jelas Jobst Löffler.

Untuk pertama kalinya, gambar yang direkam oleh banyak kamera siaran langsung bisa dihubungkan dengan bahan arsip dan laporan latar belakang, sementara di saat yang sama mengintegrasikan preferensi pemirsa .

Tentu saja, tidak ada direktur di mana pun di dunia yang bisa mengawasi 12 streaming data secara bersamaan sambil memilah-milah materi yang telah diarsipkan dan mengevaluasi permintaan pemirsa. Namun, program LIVE menyediakan perangkat digital yang membantu memproses informasi.

Sebuah sistem analisis media yang dikembangkan oleh IAIS meng-handle konten dari berbagai sumber multimedia berdasarkan teknik pengenalan suara dan video. Sistem kemudian membuat indeks mengenai konten dan mengarsipnya. Materi dapat digunakan dalam bermacam cara: untuk keperluan dokumentasi, sebagai catatan sejarah program saluran, dan sebagai bahan baku untuk produksi lainnya.

Inti dari sistem baru itu adalah database cerdas yang menggabungkan dan mengelola semua informasi. Pada database ini materi yang sudah diarsipkan dihubungkan secara semantik, dipilih sebelumnya, dan dialokasikan dengan tepat.

Di sini umpan balik pemirsa diintegrasikan dengan tepat ke dalam program. Direktur menerima tidak hanya informasi mengenai preferensi pemirsa, peristiwa-peristiwa individual, dan analisis real-time mengenai video dan materi yang diarsipkan, tetapi juga rekomendasi ke program mana konten yang diarsipkan akan sesuai.

Sebuah era baru televisi

Proyek ini memungkinkan para pembuat program untuk untuk pertama kalinya menyajikan secara simultan beberapa aspek dari sebuah siaran langsung, dan untuk memenuhi keinginan penonton.

“Stasiun TV masuk ke dalam dialog nyata dengan audiens, dan konten terdemokratisasi dan terindividualisasi. Saya juga membayangkan pengguna bisa mengkontribusikan item pemirsa sendiri di masa depan, dan bisa mengakses informasi atau memesan sesuatu dari perusahaan penyiaran. Sebuah layanan video yang paling dicari, misalnya, memungkinkan permirsa cukup mengunduh film pilihan mereka melalui perangkat TV,” urai Philipp Krebs yang mendukung proyek LIVE dari sisi ORF.

Era baru televisi (mungkin) akan segera dimulai. Bahkan sudah terjadi, di mana Internet mengaburkan batas-batas tetap antara PC dan TV. Philipp Krebs meyakini,  “Pengguna kini mengharapkan lebih dari sekadar program tetap dan terjadwal yang hanya memungkinkan Anda untuk mengganti saluran pada saat iklan.”

Teknologi dan peralatan yang diperlukan, saat ini sedang dikembangkan oleh para ilmuwan penelitian pada proyek LIVE Uni Eropa. Para peneliti ingin mempresentasikan konsep mereka kepada perusahan penyiaran besar di Eropa. Jika semuanya berjalan lancar, konsumsi TV pasif akan menjadi cerita dari masa lalu.

Sama seperti pemirsa yang berpartisipasi dalam uji lapangan selama Olimpiade di Beijing lalu, pemirsa masa depan nantinya bisa memutuskan sendiri apa yang mereka ingin tonton.

Mereka akan “menonton TV dan pada saat yang sama menikmati kebebasan Internet”, demikian Löffler Jobst. Apakah era digital akan mengambil-alih peran televisi suatu hari?  (Evdoxia Tsakiridou; www.fraunhofer.de/magazine)

Advertisement

Tulis Opini Anda