INDUSTRI IPAD

Desa Cikande Bakal Serap 10 miliar Dolar dari FOXCONN Taiwan

3
100
Para pekerja di pabrik Foxconn Taiwan (Sumber: http://cdn.itproportal.com/photos/foxconn-employee-640x426_contentfullwidth.jpg)

Desa Cikande di Serang, Banten, bakal mendapat glontoran US$10 miliar. Dengan dana itu, perusahaan dari Taiwan  Foxconn Technology akan membangun pabrik  silicon valley—pusat pengembangan industri teknologi informasi di atas lahan 50 hektar hingga 500 hektar—yang dimulai tahun 2013.

Para pekerja di pabrik Foxconn Taiwan (Sumber: http://cdn.itproportal.com/photos/foxconn-employee-640x426_contentfullwidth.jpg)
Para pekerja di pabrik Foxconn Taiwan (Sumber: http://cdn.itproportal.com/photos/foxconn-employee-640x426_contentfullwidth.jpg)

Foxconn memilih Cikande—tepatnya di di Kawasan Industri Modern Cikande atau Modern Cikande Industrial Estate (MCIE)  karena di desa itu tersedia 50 hektar—dari 375 hektar  yang akan diperluas menjadi 1000 hektar—sementara Foxconn kemungkinan membutuhkan 500 hektar lahan sebagai lokasi ekspansi pabrik. Untuk itu,  Foxconn bekerja sama dengan salah salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni  PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI).

Perusahaan itu akan membangun pabrik teknologi informasi (TI) seperti smartphone. Anak-anak muda warga di Cikande bersiap-siaplah untuk mengajukan lamaran. Perusahaan dari Taiwan itu membutuhkan tenaga 1 (baca satu) juta pekerja  yang bertitel  engineer berjumlah 1.000 orang dan sisanya non-engineer sebagai buruh dan tenaga kantor di pabrik.  

Advertisement

Lokasi lahan yang disebutkan di atas berada di tiga desa yang berbeda. Oleh karena itu, lokasi pabrik bisa berada di provinsi Banten, dan DKI Jakarta. Menteri Perindustroan M.S. Hidayat mengatakan lokasi pabrik Foxconn tetap berada di Pulau Jawa karena Foxconn membutuhkan lokasi pabrik yang dekat dengan bandar udara.

Maklum, untuk memenuhi kebutuhan dalam waktu singkat hanya dapat dilakukan melalui angkutan udara, air cargo untuk equipment.

Modern Cikande Industrial Estate (MCIE) berlokasi di Cikande,  Serang,  Banten  kira-kira 68 kilometer dari Jakarta,  75 kilometer dari Pelabuhan Tanjung Priok dan 50 kilometer dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta.    

Ekspansi investasi Foxconn akan melepaskan ketergantungan Indonesia terhadap impor produk TI. Pembangunan pabrik Foxconn di Indonesia akan melengkapi pabrik komponen dan perakitan Foxconn  di India, Slowakia, Brazil, Republik Ceko,  dan India.

Salah satu produk Foxconn (Sumber:http://static.thefullsignal.com/sites/knowyourcell/files/styles/gallery_wide/public/images/352113.jpg)
Salah satu produk Foxconn (Sumber:http://static.thefullsignal.com/sites/knowyourcell/files/styles/gallery_wide/public/images/352113.jpg)

Seperti diketahui,  grup Foxconn Technology  adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi komponen-komponen elektronik untuk beberapa merk terkenal seperti Apple,  Nokia,  dan Google.   Foxconn Technology tertarik untuk membangun pabrik di Indonesia.  Salah satu produksinya adalah i-Pad.  Sebelumnya Foxconn  telah berinvestasi di Brasil dan berencana untuk menambah lima fasilitas produksi baru di negara itu.

Foxconn Technology benar-benar siap menginvestasikan  US$10 miliar atau lebih Rp95 triliun.  Foxconn akan  memproduksi handphone (HP) mulai akhir tahun 2013.   Secara bertahap Foxconn akan membuat produk mobile phone atau ponsel rakitan di Indonesia.

Kemudian Foxconn  akan melakukan diversifikasi produk baru.  Pada tahap selanjutnya Foxconn akan menggandeng mitra lokal untuk membuat produk smartphone dan sebagainya. Menteri Hidayat gembira karena ekspansi Foxconn akan mengarah ke local brand,  yang seperti disyarakatkan agar  Foxconn  bermitra dengan INTI yang berpengalaman membuat ponsel seperti Polytron.

Baca juga :   Senjata Buatan Pindad Mendunia

INTI mematangkan kerja sama dengan Foxconn di Taiwan

Sementara itu, PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) telah mengirimkan sebuah tim ke kantor pusat Foxconn Technology di Taiwan pada 5-6 September 3012, seperti dituturkan oleh Tikno Sutisna  Direktur Utama PT INTI.

Menurut Tikno, Foxconn berinvestasi di Indonesia bertujuan untuk membangun infrastruktur dalam mengembangkan produk berteknologi tinggi. Di Taiwan, Foxconn telah menerima pesanan untuk membuat produk dari Apple hingga Motorola.

Pola kerja sama dapat berbentuk, INTI akan menjadi perusahaan perakitan (assembly) produk elektronik, dan  Foxconn menyediakan jasa manufaktur. Sementara itu, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan mengatakan Foxconn akan memproduksi 3 juta unit telepon seluler (handset) dalam fase pertama yang dimulai pada  Desember 2012.

130717-01c

Gita menuturkan bahwa bangunan pabrik sudah selesai dibangun sehingga mesin-mesin dapat ditempatkan dan memulai produksi pada Juli 2013.

Kapasitas produksi direncanakan sebesar 10 juta unit baik itu untuk ponsel, televisi plasma, dan peralatan elektronik lainnya. Produksi Foxconn sebagian besar akan ditujukan mengisi pasar domestik dan  sebagian  untuk ekspor.

Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Sanny Iskandar menuturkan ekspansi Foxconn  merupakan peluang bagi pengembang kawasan industri di Indonesia. Foxconn ingin membangun pabrik yang terintegrasi di dalam suatu kawasan industri, sehingga sarana dan prasarananya sudah tersedia, demikian Sanny.

Oleh karena itu, Foxconn bisa mengajukan izin pembangunan kawasan industri sendiri. Hal itu disebabkan lahan yang diperlukan memenuhi batas minimal pengelolaan lahan seluas 50 hektar. Menurut Menteri Perdagangan Gita, Foxconn membutuhkan lahan hingga 500 hektar.

Menteri Hidayat menyatakan dengan masuknya Foxconn ke Indonesia,  maka ketergantungan impor ponsel atau HP Indonesia bisa ditekan.  Harapannya dalam waktu kurang dari 10 tahun impor HP bisa ditekan serendah-rendahnya. Hidayat berharap dalam 10 tahun ke depan, Indonesia bisa memproduksi ponsel sendiri.

“Jadi, dalam 2 tahun lagi gadget kamu pakai dibikin di Indonesia.  Mereknya bisa Novia,” katanya kepada wartawan. (Diolah dari berbagai sumber seperti KOMPAS.com, tender-indonesia.com, situs Foxconn, dan sumber lain)

Incoming search terms:

Advertisement

3 KOMENTAR

  1. INDONESIA HARUSLAH MENJADI RAKSASA EKONOMI DUNIA DAN TERUS MAJU, PANGKAS SEGALA HAMBATAN YANG DAPAT MENGHILANGKAN INVESTASI PADAT KARYA YANG MENGUNTUNGKAN INDONESIA. AYO UBAH KEBIASAAN INGIN MEMPERKAYA DIRI SENDIRI. MAJULAH BANGSAKU. HIDUP INDONESIA RAYA

Tulis Opini Anda