PENGOBATAN ASMA

Derivat Obat Penyembuh Penyakit Kronis

0
7
Beberapa produksi Nuvo Research Inc. (Sumber foto/@: www.midasletter.com)

Penyakit radang kronis ini dapat menyerang organ dan bagian tubuh di sepanjang sistem pernapasan yang dapat berimbas terhadap sendi, kulit, jantung, dan pembuluh darah. Simak hasil penelitian dan pengembangkan para ilmuwan.

Beberapa produksi Nuvo Research Inc. (Sumber foto/@:  www.midasletter.com)
Beberapa produksi Nuvo Research Inc. (Sumber foto/@: www.midasletter.com)

Tiga ratus juta orang menderita asma, lebih lanjut lagi 600 juta orang hidup dengan pneumonia kronis dan lebih dari 30 persen populasi global memiliki alergi. Penyakit radang kronis ini dapat menyerang organ lain dan bagian tubuh di sepanjang sistem pernapasan yang dapat berimbas terhadap sendi, kulit, jantung, dan pembuluh darah.

Sebuah proyek baru yang dibuat oleh sebuah perusahaan Kanada Nuvo Research Inc. didisain untuk melawan semua penyakit radang tersebut. Hasil penemuan Nuvo telah banyak digunakan oleh negara-negara di seantero dunia.

Advertisement

Ilmuwan di Fraunhofer Institute for Cell Therapy and Immunology IZI di Leipzig bekerja sama dengan sebuah cabang perusahaan Jerman, Nuvo Research GmbH, dan Translational Centre for Regenerative Medicine TRM di Leipzig University untuk mengembangkan platform yang memungkinkan peneliti untuk memahami lebih baik bagaimana sebuah substansi bekerja.

Tujuannya adalah untuk mengoptimalkan obat agar lebih tepat untuk diberikan dan ditoleransi lebih baik. Selain itu, para ilmuwan giat untuk mengembangkan derivat obat yang dapat digunakan untuk meringankan berbagai macam penyakit kronis, dan menyiapkannya agar dapat diterima pasar Eropa dan Kanada.

Tiga partner kerja sama itu telah mengadakan dua penelitian dan dari keduanya membuktikan efektivitas dan keamanan bahan aktif dasar. Saat ini mereka berharap dapat membuat proyek lain yang bertujuan untuk meningkatkan metode aplikasi obat.

Baca juga :   Transformator Baja

Di Thailand, sekarang telah diberikan dalam bentuk infus, yang berarti pasien harus mengunjungi klinik lima hari berturut-turut selama beberapa jam per kunjungan. Trio partner tersebut kini sedang bekerja untuk menyiapkan obat tersebut agar dapat diinjeksikan pula oleh dokter keluarga. (Fraunhofer)

Incoming search terms:

Advertisement

Tulis Opini Anda