PERAN OMRON (1)

Cara Perusahaan Capai Efisien, Lakukan Otomatisasi

0
58
perakitan kendaraan roda empat yang sepenuhnya dikendalikan dengan teknolgi otomatisasi buatan Omron. Lebih efisien dan tidak ada lagi mogok buruh. (Sumber foto: http://www.infoplc.net/)

Kemajuan ini memberikan kecerdasan bagi mesin-mesin sehingga dapat beroperasi secara otomatis. Mesin pun tidak pernah mogok kerja seperti manusia.

(arah ke kanan) Aria Verdin, Commercial Manager PT Omron Healthcare Indonesia, Vincent Hendrawan Sales Director Omron Electronics Components, Irawan Santoso President Director PT Omron Manufacturing of Indonesia, Don Teng Managing Director PT Omron Electronics Indonesia, dan Sofyan Tan  Head of Program Automotive & Robotics Engineering BINUS ASO School of Engineering. (Sumber foto: PT Omron Electronics Indonesia).

Industri di Indonesia sedang memasuki era otomatisasi baru. Alat seperti robot dan komputer tidak hanya mengerjakan serangkaian pekerjaan fisik rutin dengan lebih baik, cepat, dan efisien. Akan tetapi, alat itu semakin mumpuni dalam menyelesaikan pekerjaan yang memerlukan kemampuan kognitif. Teknologi sensing dan control memungkinkan tren otomatisasi terus berkembang.

Salah satu perusahaan yang piawai menciptakan dan menyediakan teknologi sensing dan control berbasis otomatisasi dan inovasi adalah PT Omron Manufacturing of Indonesia Indonesia  yang mengkalaim sebagai pemimpin terdepan di bidang modernisasi industri otomatisasi di Indonesia.

perakitan kendaraan roda empat yang sepenuhnya dikendalikan dengan teknolgi otomatisasi buatan Omron. Lebih efisien dan tidak ada lagi mogok buruh. (Sumber foto: http://www.infoplc.net/)
Advertisement

Perusahaan asal Jepang ini sudah beroperasi di Indonesia sejak tahun 1992 dengan berdirinya  PT Omron Manufacturing of Indonesia, PT Omron Electronic Components (tahun 2000), PT Omron Electronics (2002), PT Omron Healthcare Indonesia (2012), dan  Omron Automation Center (2016) yang didukung oleh lebih 2.650 orang karyawan. Apa profit Omron menggeluti teknologi otomatisasi?

Managing Director PT Omron Electronics (OEP-ID), Teng Siew Seng yang akrab disapa Dong Teng  menuturkan bahwa dunia bisnis terus berevolusi. Oleh karena itu, kemampuan manufaktur untuk beroperasi secara maksimal wajib dilakukan agar mampu memenuhi tuntutan produksi seperti permintaan pelanggan, kualitas, dan bisnis ramah lingkungan yang demikian penting.

Kerja sama antarmesin

Otomatisasi kegiatan operasional akan membantu industri manufaktur meningkatkan kinerja dengan meminimalkan kesalahan serta meningkatkan kualitas, kecepatan, dan produktivitas. Dong mengakui bahwa proses otomatisasi butuh waktu lama untuk mewujudkan hal ini sepenuhnya, otomatisasi sudah pasti akan menjadi kenyataan yang harus dihadapi oleh pelaku industri di Indonesia.

Berdasarkan laporan terkini dari McKinsey & Company  tentang industri otomatisasi, terdapat lima faktor yang memengaruhi dan memperluas jangkauan adopsi otomatisasi di dunia. Pertama,  kelayakan teknis karena teknologi harus diciptakan, diintegrasikan, dan diadaptasi ke dalam solusi yang mampu mengotomatisasi beberapa kegiatan spesifik. Kedua, biaya pembuatan dan penerapan solusi yang memengaruhi bisnis dalam hal pengadopsian.

Baca juga :   Internet Tanpa Kabel Semakin Digemari

Sedangkan ketiga, pergerakan pasar tenaga kerja, termasuk ketersediaan, permintaan, dan biaya perekrutan karyawan yang memiliki kompetensi otomatisasi. Keempat, manfaat dari segi ekonomi, termasuk peningkatan kualitas serta penghematan biaya. Yang kelima, penerimaan regulator dan masyarakat yang dapat memengaruhi tingkat penerapan, bahkan ketika penerapan otomatisasi dapat mendukung kesuksesan bisnis. Oleh sebab itu, ujar Dong, sector industry wajib menerapkan otomatisasi agar tercapai sepenuhnya yang direncanakan.

Sementara itu semakin tinggi tekanan yang dialami sektor manufaktur untuk memangkas biaya, mempersingkat siklus pasokan dan melakukan efisiensi operasional yang menyeluruh, manufaktur di berbagai sektor tetap berusaha meningkatkan produktivitas. Penerapan otomatisasi industri yang terus meningkat menjadi salah satu solusi.

Kemajuan dalam otomatisasi industri saat ini adalah terdianya mesin dan proses yang sepenuhnya terdigitalisasi dan saling terhubung, dilengkapi dengan begitu banyak sensor dan perangkat lunak yang canggih. Kemajuan ini memberikan kecerdasan kepada mesin-mesin sehingga dapat beroperasi secara otomatis. Mesin-mesin itu pun saling berinteraksi satu sama lain dengan dinamis tanpa mengganggu proses produksi. Harap dicatat, bahwa mesin tidak pernah mogok kerja untuk menuntut kenaikan upah seperti dilakan oleh manusia.

Dengan perkembangan ini, mesin dapat menyelesaikan pekerjaan yang semakin rumit dan berkolaborasi dengan mudah, akurat dalam memprediksi kegagalan dan kapan saatnya melakukan pemeliharaan, bahkan mampu mengatur dirinya sendiri ketika mengalami kendala tak terduga di lini produksi. Data yang terus terkumpul juga menghasilkan informasi berharga tentang kondisi pabrik, yang dapat dikumpulkan dan dianalisis untuk memperlancar efisiensi operasional.

Apakah Omron menerima pekerja dari disabilitas?

Advertisement

Tulis Opini Anda