POWERMAX (2)

BRI Siap Mendanai Proyek Kelistrikan

0
22
Tito Loho CEO PT Tender Indonesia Commercial (kiri). Inverters dan beragam komponem elektrik buatan LG Industrial Systems Co Ltd (Korea Selatan, gambar kanan) yang didistribusukan oleh PT Duta Listrik Graha Prima di Indonesia. (Foto: Rayendra L. Toruan)

Kedua perusahaan itu mendapatkan puluhan proyek setiap tahun. Apa keistimewan proyek elektrik buatan Jepang dan Korea Selatan?

Tito Loho CEO PT Tender Indonesia Commercial (kiri). Inverters dan beragam komponem elektrik buatan LG Industrial Systems Co Ltd (Korea Selatan, gambar kanan) yang didistribusukan oleh PT Duta Listrik Graha Prima di Indonesia. (Foto: Rayendra L. Toruan)

Pendiri dan Chief Executive Officer PT Tender Indonesia Commercials, Tito Loho mengapresiasi manajemen PT MyExpo Kreasi Indonesia penyelenggaraan Powermax 2017 yang sangat baik dan unik.

Tito menjelaskan, kualitas suatu pameran tidak semata-mata dilihat dari jumlah peserta, namun bagaimana suatu pameran memberikan konstribusi positif bagi masyarakat utamanya pengunjung yang pada umumnya mempunyai kepentingan sehingga meluangkan waktu untuk melihat pameran.

Advertisement

Pria yang berkulit putih bersih ini mengatakan, tampak dari lengkapnya teknologi yang digelar oleh para peserta pameran. Misalnya, beragam teknologi pembangkit, transmisi, distribusi, dan informasi penawaran investasi yang disediakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), dan Kementerian Perindustrian. Beberapa direktorat pada Kementerian ESDM menyediakan data peluang proyek energi—termasuk peluang energi yang diolah dari sampah yang sudah diterapkan dan sukses di Surabaya.
.
Keunikan lain, lanjut Tito, beberapa peserta menyelenggarakan sesi seminar tentang teknologi dan peralatan kelistrikan (hulu dan hilir)—bahkan peralatan safety untuk indutri—dan Penganugerahan Inspirasi Indonesia di bidang inovasi. Tito tidak menjelaskan siapa saja yang mendapatkan penganugerahan itu, dan bentuk inovasi yang ditemukan itu. Barangkali, Bung Tito perlu memikirkan untuk menyelenggarakan seminar kelistrikan—sambil mempublikasikan rencana pameran—misalnya enam bulan sebelum menyelenggarakan Powermax 2018.

Acara dialog ketenagalistrikan berkaitan dengan informasi peluang proyek (bisnis) di Indonesia, perizinan kontraktor, dan pendanaan kontraktor (seperti disampaikan oleh BRI) merupakan bagian yang menarik bagi peserta pameran dan pengunjung.

 

Lebih inovatif

Tito Loho yang piawai memandu acara pembukaan dan beberapa seminar, perusahaannya, yakni PT Tender Indonesia Commercial bekerja sama dengan Amarta Consulting untuk menangani perizinan tender. Bahkan Bank BRI Tbk. memberikan peluang bagi perusahaan yang mendapatkan pinjaman untuk membiayai proyek.

Baca juga :   Info Proyek, Keselamatan Kerja, Petualangan di Kutub Utara, Kursi Pendeteksi Jantung, Alat Pemotong Baja, Kinerja Waterax dan Jaket Tahan Api

“Kami siap mendanai proyek kelistrikan,” tandas pihak BRI, “asalkan memenuhi aspek perizinan untuk mengikuti tender, kami siap mendanai pelaksanaan pembangunannya.”

Ira Karen Vernia dan Tito Loho merencanakan pameran Powermax 2018 yang diusahakan jauh lebih inovatif, lebih besar, lebih bervarian, dan lebih melahirkan ide terobosan bagi pengunjung.

Apa saja yang digelar oleh beberapa perusahaan? PT Duta Fuji Electric dan saudaranya PT Duta Listrik Graha Prima—kedua perusahaan ini fokus menggelar beragam produk yang berkaitan dengan elektrik—buatan perusahaan Jepang dan Korea Selatan.

Kedua perusahaan ini menangani puluhan proyek setiap tahun. Tahun 2016 misalnya, PT Duta Listrik Graha Prima mengisi kebutuhan Matahari Mall (Pontianak), rumah mewah di Serpong, PLTA Minahasa, PT Polyteknik Indonesia, Rumah Sakit Omni Cikarang, Hotel Golden Essensial, dan sebagainya.

Tim sales PT Duta Listrik Graha Prima yang terdiri dari Abdul Hakim, Muhammad Uswanuddin, dan Fitriyanti Malariska demikian memahami beragam peralatan elektrik buatan LG Industrial Systems Co.Ltd.(Korea Selatan).

Sementara tim PT Duta Fuji Electric yakni Yusnah Hamzah dan Muhammad Uswanuddin menguasai keandalan produk buatan Fuji Electric Asia Pacific Pte Ltd (Jepang)  yang dibuat dengan teknologi yang inovatif sehingga penggunaannya lebih efisien dan berusia lebih lama.  Komponen kelistrikan buatan Jepang dan Korea Selatan memiliki kualitas yang baik dan tahan lama.

 

 

Simak POWERMAX (1)
Pendatang Baru yang Eksis

Incoming search terms:

Advertisement

Tulis Opini Anda