Baterai Tak Pernah Lepas dari Kehidupan Kita

0
25
Lapisan baterai yag menggambarkan peran masing-masing. (Sumber foto/@: http://www.extremetech.com)

Tanpa baterai, kita tidak bisa berkomunikasi dengan ponsel. Baterai demikian kuat, penting, dan pengaruhnya luar biasa dalam kehidupan kita. Jika alat pacu jantung berhenti pada seseorang yang sedang menderita kelainan jantung—karena baterai kehabisan daya—oh bisa kiamat.

Lapisan baterai yag menggambarkan peran masing-masing. (Sumber foto/@: http://www.extremetech.com)
Lapisan baterai yag menggambarkan peran masing-masing. (Sumber foto/@: http://www.extremetech.com)

Baterai merupakan sebuah alat yang mampu mengubah energi kimia yang tersimpan di dalam baterai menjadi energi listrik agar dapat digunakan oleh suatu perangkat elektronik seperti handphone, laptop, senter, remote control, alat pacu jantung, alat mainan, dan sebagainya. Ada jenis baterai yaitu baterai yang dipakai hanya sekali (single use) dan baterai isi ulang (rechargeable).

Baterai terdiri dari terminal positif (katoda), terminal negatif (anoda), dan elektrolit sebagai penghantar. Output arus listrik dari baterai adalah arus searah—direct current (DC). Baterai terdiri dari 2 jenis yakni baterai primer yang hanya sekali pakai (single use battery) dan baterai sekunder yang isi ulang (rechargeable battery).

Advertisement

Baterai primer terdiri dari zinc carbon (seng karbon), alkaline (alkali), lithium, silver oxide, sementara baterai sekunder terdiri atas Ni-Cd (Nickel-Cadmium), baterai Ni-MH (Nickel-Metal Hydride), baterai Li-Ion (lithium-ion).

Baterai jenis Li-Ion (lithium-ion) merupakan jenis baterai yang paling banyak digunakan pada peralatan elektronika portabel seperti kamera digital, handphone, kamera video atau laptop. Baterai Li-Ion memiliki daya tahan siklus yang tinggi dan juga lebih ringan sekitar 30 persen serta menyediakan kapasitas yang lebih tinggi sekitar 30% jika dibandingkan dengan Baterai Ni-MH. Rasio Self-discharge adalah sekitar 20 persen per bulan.

Baca juga :   Mobil Listrik harus Lebih Ringan, Ini Rahasianya

Baterai Li-Ion lebih ramah lingkungan karena tidak mengandung zat berbahaya cadmium. Sama seperti baterai Ni-MH (Nickel- Metal Hydride), Meskipun tidak memiliki zat berbahaya Cadmium, Baterai Li-Ion tetap mengandung sedikit zat berbahaya yang dapat merusak kesehatan manusia dan lingkungan hidup. Oleh karena itu, kita dapat mendaur ulang (recycle). Jangan buang di sembarang tempat. Berbahaya! (Sumber: http://teknikelektronika.com/)

Simak artikel terkait dengan topik lithium-ion (1)
Penyimpan Energi Luar Biasa

Incoming search terms:

Advertisement

Tulis Opini Anda