Bagaimana Menggunakan Aplikasi Teknologi Blockchain di Bisnis?

0
34
Stasiun penyucian dengan RFID sebagai alat baca yang ditujukan pada sebuah truk dengan  menggunakan tag RFID dan bergerak pada jaringan jalan yang telah ditentukan. (Sumber foto: Fraunhofer)

Beragam model bisnis harus diubah dan direposisi. Bagaimana menggunakan aplikasi teknologi blockchain di bisnis? Blockchain membuat urutan kerja lebih sederhana, lebih cepat, lebih aman,  dan lebih efisien. Siapkah Anda meraup banyak untung dari perdagangan antarnegara?

Stasiun penyucian dengan RFID sebagai alat baca yang ditujukan pada sebuah truk dengan  menggunakan tag RFID dan bergerak pada jaringan jalan yang telah ditentukan. (Sumber foto: Fraunhofer)

Pengguaan aplikasi teknologi blockchain memudahkan database terdesentralisasi yang tidak dapat dimanipulasi oleh pihak mana pun. Teknologi blockchain merupakan jenis database yang terdesentralisasi dengan baik dan aman. Pertanayaan, bagaimana menggunakan aplikasi teknologi blockchain di bisnis harus kita jawab agar menguntungkan jika ingin berbisnis lintas negara.

Setiap pengguna aplikasi blockchain berarti menyimpan kumpulan data lengkap dalam bentuk blok yang saling terkait satu sama lain—menggunakan apa yang disebut kriptografi. Saat data baru ditambahkan atau dientri maka proses koordinasi memperbarui blockchain bagi pihak pengguna.

Advertisement

“Dikombinasikan dengan blok kriptografi yang menghubungkan, prosedur koordinasi terdesentralisasi ini memastikan bahwa data dalam block tidak dapat dimanipulasi,” tandas Prof Dr Wolfgang Prinz wakil direktur Fraunhofer FIT. Jika seseorang mencoba mengganti isi block, maka para pengguna yang lain dapat segera mendeteksi dan mengetahuinya.

Setiap langkah dari suatu proses, dengan semua data dan dokumen yang terkait mudah direkam dan didatakan dengan aman. Data itu tidak dapat lagi diubah dalam sebuah blockchain yang baru—misalnya ada pihak yang coba-coba cari keuntungan sendiri.

Perusahaan pasti betanya, bagaimana menggunakan aplikasi teknologi blockchain di bisnis? Penggunaan aplikasi teknologi blockchain ini demikian ideal bagi para pebisnis di tingkat perdagangan barang internasional atau antarnegara. Tentu saja aplikasi ini juga berguna sebagai dokumen internal perusahaan, dan tidak memerlukan penyimpanan data dalam bentuk kertas.

Apa lagi, jelas Prof. Dr. Gilbert Fridgen dari Fraunhofer Institute for Applied Information Technology FIT, “Mengaudit jauh lebih cepat, lebih sederhana, dan lebih ekonomis—asalkan semua dokumen terkait telah dimasukkan ke dalam blockchain.

Baca juga :   Mari Rebut dari Malaysia dan Singapura

Hebatnya, penggunaan aplikasi teknologi blockchain secara tegas menunjukkan siapa yang melakukan apa, dan kapan sesuatu itu dilakukan? Bahkan bagaimana dia melakukannya? Blockchain merekam semua kegiatan orang yang melakukannya.

Fridgen menuturkan bahwa semua peserta lokakarya, ingin mengetahui jawaban, bagaimana menggunakan aplikasi teknologi blockchain di bisnis? Peserta mendengarkan penjelasan dengan seksama. Penggunaan aplikasi blockchain diatur demikian ketat, dan biaya audit pun lebih efisiensi.

Secara umum, aplikasi teknologi blockchain menarik bagi perusahaan yang model bisnisnya didasarkan pada kepercayaan. “Blockchain tidak bisa menggantikan fungsi bank, notaris atau CPA (ahli keuangan). Akan tetapi,  teknologinya menunjukkan potensi besar di bidang ini,” ujar Prinz.

Banyak model bisnis harus diubah dan direposisi. Blockchain dapat membuat urutan kerja lebih sederhana, lebih cepat, lebih aman,  dan lebih efisien. Hal ini dapat digunakan secara menguntungkan untuk transaksi perdagangan antarnegara, dan juga untuk transaksi pengiriman dan pembayaran lainnya—saat ini pihak kontraktor harus mengisi dan mencetak formulir dan kemudian mengurus ke sekuritas.

Dalam kombinasi dengan mekanisme perangkat lunak yang diprogram secara khusus—disebut  Smart Contracts—kondisi  kontrak dapat dijalankan secara otomatis segera setelah kondisi tersimpan dengan baik.

Misalnya, pintu mobil sewaan bisa dibuka atau ditutup, bergantung pada apakah pembayaran angsuran yang telah disepakati telah dicatat dan diverifikasi di blockchain. Pengiriman dan kinerja otomatis ini akan menghilangkan kebutuhan pengadilan (hukum perdata) untuk menegakkan klaim karena pelanggaran kontrak secara teknis tidak mungkin dilakukan.

Blockchain juga merupakan tantangan bagi penyedia platform pada online trading. Dengan penggunaan aplikasi teknologi baru ini,  memungkinkan transaksi yang lebih aman untuk diproses secara langsung antara penjual dan pembeli, tanpa perlindungan tambahan dari operator platform lainnya.

Baca juga :   Mengamankan Landasan Pacu Bandara

“Teknologi blockchain dapat digunakan untuk membangun generasi baru Internet. Bergabung dengan Internet Things, yang merupakan topik diskusi saat ini, akan menjadi Internet Trust and Values,” Prinz meyakinkan.

Di sektor logistik, penggunaan blockchain bukanlah ancaman: rantai transpor dapat didokumentasikan tanpa terjadi kesenjangan dan keaslian objek yang dikirim dapat dijamin. “Sudah ada solusi blockchain untuk transportasi khusus berlian”, tutur Prinz.

Aplikasi teknologi  blockchain juga memberikan verifikasi yang andal—asal usul obat-obatan atau bahan makanan, dan atau yang lain, misalnya, apakah alat pendingin terjamin di seluruh transportasi pengangkut barang? Di Laboratorium Blockchain Fraunhofer, Prinz dan Fridgen bekerja sama dengan  Prof. Dr. Thomas Rose, Prof Dr Nils Urbach, dan tim dari berbagai aplikasi yang luas.

Mereka mengembangkan kotak musik yang menggunakan blockchain untuk menerapkan koordinasi permintaan musik dalam sebuah grup, sebuah entri menghibur ke dunia blockchain yang juga mengenalkan pihak yang berkepentingan dari perdagangan dan industri ke fungsi dasar.  teknologi.

Bagaimana teknologi blockchain diaplikasikan untuk sektor industri lainnya? (Bahan diolah dari Fraunhofer  FIT dengan penanggung jawab Prof. Dr. Thomas Rose dan ketua kelompok kerja Prof. Wolfgang Prinz)

Advertisement

Tulis Opini Anda