BISNIS

Apa Kehebatan Teknologi Energi Laut Buatan SEPCOIII?

0
25
Pembangkit listrik di Suralaya (gambar kiri) yang dibangun oleh SEPCOIII perusahaan dari China. (Sumber foto: http://www.industcards.com/) dan gambar kanan adalah proyek lainnya yang didapat melalui tender. (Sumber foto: http://nerp.abv.ng/)

Sebanyak 200 orang ikut menyelesaikan 3 proyek di Indonesia. Bagaimana perusahaan dari China ini mengembangkan teknologi dengan penekanan desalinasi air laut?

Pembangkit listrik di Suralaya (gambar kiri) yang dibangun oleh SEPCOIII perusahaan dari China. (Sumber foto: http://www.industcards.com/) dan gambar kanan adalah proyek lainnya yang didapat melalui tender. (Sumber foto: http://nerp.abv.ng/)

Sejak tahun 2006, perusahaan Electric Power Construction Corporation atau disingkat SEPCOIII) (berdiri pada tahun 1985 di China) mengoperasikan anak usahanya di Indonesia. Menurut Kepala Perwakilan SEPCOIII, Shanzhe Zhu perusahaannya sudah menyelesaikan pembangunan dua proyek di Palu sebesar 2X15MG masuk kategori coal fired power plant, Indonesia coal fired EPC2007. Sedangkan pembangkit listrik berkapasitas 1X30MW yakni Indonesia fired EPC2006 di Suralaya dekat Bandung. Satu proyek di Muara Jaya sebesar 2X30MG sedang dilaksanakan pembangunannya.

Zhu menjelaskan tidak ada perbedaan teknologi yang digunakan oleh perusahaannya jika dibandingkan dengan teknologi energi yang digunakan oleh perusahaan asal negara Barat atau Jepang dan Korea Selatan. Yang berbeda, hanya asal negara perusahaan itu. Ia mengatakan bahwa perusahaannya menggunakan banyak mesin pembangkit listrik buatan China yang dioperasikan di proyek-proyek yang dibangun oleh SEPCOIII di Indonesia. Sedangkan di seluruh dunia, SEPCOIII telah membangun pembangkit listrik sebesar 77.000 MG.

Advertisement

Apakah perusahaannya menggunakan material lokal dan berapa persen? Zhu menjawab secara diplomatis, penggunaan local contents bergantung pada aturan dan hukum di Indonesia. Yang pasti, manajemen SEPCOIII merasa senang berbinsis di Indonesia. Melihat peluang bisnis di bidang energi demikian besar di Indonesia, Zhu mengatakan, SEPCOIII terus melakukan ekspansi. Hingga saat ini, sebanyak 200 orang (Indonesia) bekerja di perusahaan (perwakilan) SEPCOIII.

Perusahaan SEPCOIII termasuk subsidier Grade A yang sahamnya 100 persen dimiliki oleh Power Construction Corporation of Chinasemacam Badan Usaha Milik Negara. Perusahaan ini mempunyan model bisnis operasional yakni EPCO, EPC, BOT, BOO, dan PMC. Beragam konstruksi seperti pembangkit tenaga listrik, termasuk termal, nuklir, gas, hidro, angin, transformer substation, biomassa, photovoltaic, energi surya dan desalinasi air laut—dibangun oleh SEPCOIII.

Bidanf industri yang digarap oleh SEPCOIII meliputi investasi listrik, desain dan konsultasi, pabrikasi dan sewa peralatan, logistik dan perdagangan internasional, pengawasan dan pengoperasian unit, real estate, dan proyek perjalanan. Perusahaan ini juga menyediakan solusi total termasuk studi fesibilitas, investasi dan pinjaman, pemilihan lokasi dan ekplorasi, engineering dan desain, suplai peralatan dan transportasi, instalasi, pengawasan, pengoperasian dan perawatan.

Ahli teknologi laut

SEPCOIII mempunyai 5000 orang karyawan dan masuk peringkat State Top Grade Qualification of the Power General Contracting, State A Grade Qualificatiob of Power Engineering, Foreign Project Contracting & Operation Qualification, dan Foreign Economic Cooperation Business Qualification.

SEPCOIII adalah perusahaan bidang engineering tenaga listrik yang profesional dengan membangun banyaj proyek. Perusahaan ini membangun pembangkit energi yang bervariasi mulai dari 12 MW hingga 1000MW. SPECOIII telah membangun proyek dengan kualitas terbaik dan indikator ekonomis dan teknis dalam periode tersingkat. Perusahaan ini telah dianugerahi China’s Luban Prize sebanyak 8 kali dan National Quality Engineering Gold Medal untuk yang kedua kalinya. Pelanggannya tersebar di Nigeria, India, Pakistan, Bangladesh, Arab Saudi, Oman, Yordania, Mesir, Irak, Maroko, Bosnia Herzegovina, dan negara anggota ASEAN.

Baca juga :   Membantu Tim Medis dan Tentara, Apa Kelemahannya?

Perusahaan ini masuk ke dalam Top 250 International Contractors (versi majalah Engineering News Record terbitan Amerika Serikat) selama 8 tahun berturut-turut, dan   menduduki peringkat 58 tahun 2014. Prestasi lainnya adalah National Labor Award yang dicapai pada tahun 2016.

SEPCOIII melakukan penelitian teknologi engineering dengan penekanan pada desalinasi air laut, pembangkit tenaga surya terpusat, dan pengembangan energi alternatif. SEPCOIII telah menguasai teknologi inti pengolahan air laut dan energi rendah karbon. Perusahaan juga mengembangkan auto sequence control start-stop technology, contohnya teknologi one key start-stop yang diadaptasi dalam proyek luar negeri seperti Rabigh Project  di Arab Saudi, menciptakan preseden dalam otomasi dan intelligent start-up di pembangkit tenaga.

Semenjak melakukan kerjasama kooperatif strategis dengan pabrikan peralatan listrik terkenal, institut desain, organisasi finansial di dalam dan luar negeri, SEPCOIII memiliki keuntungan yang nyata dalam berbagai aspek seperti optimalisasi keseluruhan desain, set peralatan yang lengkap, mengurangi biaya dan meningkatkan performa teknis unit, sehingga banyak perwakilan yang memilih SPECOIII sebagai perusahaan power engineering yang paling dipercaya dan direkomendasikan di Cina.

Merujuk pada moto “tetap berkembang bersama” perusahaan mendekatkan diri pada besarnya kepentingan akan tanggung jawab sosial melipiuti hemat energi dan reduksi emisi, optimalisasi desain engineering dan pencarian akan maksimalisasi nilai terintegrasi dari ekonomi, sosial dan lingkungan. Hal ini juga memicu sub-supplier dan partner domestik untuk berdaptasi pada kebutuhan kompetisi internasional, dan secara aktif mempromosikan kerjasama kapasitas internasional.

Untuk menyongsong masa depan, Electric Power Construction Company yang bermarkas di provinsi Shandong mempunyai misis membangun diri menjadi brand  yang langgeng  dan mencapai target dengan capaian rasio tertinggi kepuasan konsumen; mencapai market share tertinggi dan produktivitas per kapita tertinggi/ Juga mencapai daya saing yang lebih kuat, mencapai level tertinggi dalam kemampuan engineering, manajemen perusahaan, dan kualitas karyawan, dan oleh karena itu menjadi yang terdepan secara berkelanjutan di konstruksi pembangkit tenaga EPC internasional.

Incoming search terms:

Advertisement

Tulis Opini Anda